oleh

Sempat Buron, Napi Kasus Percabulan Anak Diringkus Jaksa

Kupang, NTT

Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Kota Kupang meringkus terpidana kasus percabulan anak atas nama Daniel Fangi alias Tinus.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Abdul Hakim mengatakan terpidana diringkus tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati NTT didukung Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Kupang di sekitar rumah terpidana di jalan Oebon Km. 8 Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT, Rabu (21/07/2021).

“Penangkapan pada hari Rabu tanggal 21 Juli 2021 jam 09.30 wita bertempat di jln. Oebon Km. 8 Rt 23/Rw.09 Kecamatan, Maulafa Kota Kupang, Prov. Nusa Tenggara Timur,” ungkap Abdul Hakim dalam keterangannya, Rabu petang.

Ia mengatakan, Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi NTT bersama Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Kupang didukung Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Kupang telah mengamankan terpidana berdasarkan Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Kota Kupang Nomor : B-14/N.3.10/Eku.3/06/2021 tanggal 14 Juni 2021.

Selanjutnya, terpidana langsung dibawa ke Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang.

Kata Abdul, terpidana berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1298K/PID.SUS/2019/ MA. RI. tanggal 09 Mei 2019 menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp. 100.000.000, subsidiair 3 (tiga) bulan kurungan.

“Terpidana melanggar Pasal 81 ayat (2) UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP,” katanya.

Ia menambahkan, tanggal 21 Juli 2021 sekitar pukul 12.00 wita, Tim Intelijen Kejati NTT bersama JPU Kejari Kota Kupang langsung membawa terpidana menuju ke Lapas Kelas II Kupang untuk melaksanakan hukuman sesuai Putusan Mahkamah Agung. (MBN01)

Baca Juga:  Jaksa Dalami Temuan BPK, Dirut Bank NTT Diperiksa 8 Jam

Komentar

Berita Terkait