oleh

Bukan Sebatas Mimpi, Prestasi Fary Francis Diyakini Mampu ‘Lambungkan’ Dunia Bola NTT

Kupang, NTT

Kecintaan Fary Francis terhadap dunia sepak bola tidak perlu diragukan lagi. Berbagai prestasi dalam membina sepak bola di Nusa Tenggara Timur patut diacungi jempol.

Sekolah Sepak Bola Bintang Timur Atambua, menjadi bukti bahwa Fary Francis tak hanya bermimpi, namun Ia berkarya secara nyata, membangun optimisme dan skill pecinta sepakbola sejak usia dini.

Atas dedikasinya di dunia sepak bola, tahun 2019, Mantan Anggota DPRD RI ini, dianugerahi penghargaan Golden Award sebagai salah satu tokoh “Penggerak Olahraga” di Tanah Air, terutama di daerah Perbatasan oleh Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI).

Menjelang pemilihan ketua asosiasi provinsi PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Desember 2021, sejumlah asosiasi kabupaten mulai mendaftarkan para bakal calon ketua ke komite pemilihan.

Seperti yang dilakukan tiga askab PSSI Belu, Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan (TTS) pada Selasa, 20 Juli 2021 mendaftarkan bakal calon (Balon) Ketua Asprov NTT pada komite pemilihan.

Ketiga askab ini sepakat untuk mendaftarkan bakal calon ketua, Fary Francis dan wakil ketua, David Fulbertus, karena dinilai mampu membawa sepak bola NTT jauh lebih baik ke depan.

Ketua Askab PSSI Belu, Ferdy Djuang mengatakan bakal calon ketua, wakil ketua dan exco Asprov PSSI NTT dengan ketua Fary Francis dan wakil Ketua David Fulbertus adalah paket komplet yang diharapkan bisa membawa perubahan sepakbola NTT.

Sekretaris Askab Belu, Joao Leki berharap Askab atau pemilik suara di NTT dapat mendukung paket ini.

“Ada banyak hal yang bisa kita buat nanti lewat kepemimpinan Fary Francis, David Fulbertus dan anggota exco. Sebut saja kompetisi yang bergulir dengan tata kelola yang baik. Mulai dari pembinaan usia dini, ketersediaan pelatih dan wasit yang berlisensi dan infrastruktur sepak bola yang memadai,” jelasnya.

Baca Juga:  Dukung Fary Francis Pimpin PSSI NTT, Fransisco Bessi : Sudah Teruji, Bukan Baru Bermimpi

Ketua Askab TTU, Salvatge Lake mengatakan komposisi ini diyakininya akan membawa sepakbola NTT ke arah yang lebih baik. Mereka sudah terbukti sejak lama memiliki komitmen dan sudah terbukti banyak berbuat untuk sepakbola NTT.

Mereka juga memiliki jaringan tidak hanya dengan pemerintah, tapi dengan pihak swasta dan industri sepakbola Indonesia, bahkan internasional.

“Komposisi ini memiliki jaringan dengan klub-klub nasional, bahkan internasional sehingga diyakini potensi pemain sepakbola NTT bisa dikirim untuk bergabung ke klub-klub yang ada, bahkan hingga tim nasional,” ujarnya.

Satu hal yang perlu diingat lagi bahwa tim atau komposisi kepengurusan ini sangat kompak. Mereka adalah pelaku-pelaku bola yang sudah lama saling kenal. Sehingga dalam kepengurusan nanti, koordinasi kerja antara ketua, wakil ketua, exco dan pengurus di tingkat bawah akan sejalan.

Dengan demikian, tidak akan ada lagi keputusan organisasi yang akan dibuat sepihak atau ada one man show dalam kepengurusan.

“Bagi kami, kalau kita semua sepakat agar sepakbola NTT bisa lebih maju di kancah nasional, sekarang saatnya. Kita berikan pada mereka yang tepat, mereka yang berkompeten dari semua bidang. Semua sepakat, sepakbola NTT Harus berubah,” tambahnya (MBN01/*)

Komentar

Berita Terkait