oleh

Terapkan PPKM Level 4, Warga Kota Kupang Dilarang Piknik Akhir Pekan

Kupang, NTT

Menindaklanjuti instruksi meneteri dalam negeri (Mendagri), tetang pemberlakuan PPKM level 3 dan 4, untuk 45 kabupaten kota di luar jawa bali, termasuk Kota Kupang, pemerintah Kota Kupang mengeluarkan instruksi serupa.

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, saat konfrensi pers di Balai Kota, Senin (26/7/2021), menegaskan bahwa, seluruh aktivitas masyarakat hanya diperkenankan sampai pukul 21.00 Wita.

“Sesudah Pukul 21.00 Wita, Pol PP dibantu TNI Polri akan melakukan patroli. Bagi pengusaha yang tidak patuhi Izin usahanya akan dicabut. Bisa dikenakan KUHP dan undang -undang karantina,” kata Hermanus Man.

Lebih lanjut, kata Hermanus, akan dilakukan penertiban di pasar tradisional dan pasar modern.

“Jam operasi penertiban pasar yakni jam 4 pagi sampai jam 10, kemudian jam 5 sampai jam 8 malam,” jelasnya.

“Penjual dan pembeli wajib menerapkan ptotokol kesehatan ketat. Bagi yang yidak patuh, diusir keluar dari pasar,” imbuh Herman.

Bagi para pedangang yang tidak menerapkan prokes ketat, kata Herman, akan diberi sanksi tegas.

“Di usir keluar dari pasar dan tidak boleh berjualan selama 6 hari,” tegas Hermanus.

Selain pengetatan di pasar, menurut Herman, akan dilakulan penyekatan setiap akhir pekan di pintu masuk Kota Kupang.

“Jumat, Sabtu dan Minggu akan dilakukan pembatasan di setiap pintu gerbang. Yang tidak taat protokol kesehatan tidak boleh masuk Kota Kupang,” tandas Herman.

“Bagi warga kota kupang yang ingin piknik di akhir pekan, kita larang. Bersabar dulu hingga pandemi ini berakhir,” tambahnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap matuhi protokol kesehatan dengan taat melaksanakan 5 M yakni, menggunakan maske, mencuci tanga, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. (MBN01)

Baca Juga:  Bank NTT Distribusi Bantuan Seng ke 6 Kecamatan di Kota Kupang

Komentar

Berita Terkait