oleh

Diduga Tipu Perusahaan Miliaran Rupiah, Marketing PT Quantum Penarik Dipolisikan

Kupang, NTT

Tenaga Marketing PT. Quantum Penarik, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Roysana Edward Sukanumba, dilaporkan ke Polda NTT, Kamis (17/6/2021), karena diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan uang perusahaan senilai Rp1,311,450.000.

Roysana resmi dipolisikan Kuasa Hukum PT. Quantum Penarik, Yohanes Kornelius Talan, SH., sebagaimana tertuang dalam laporan polisi nomor Nomor LP/8/181/VI/RES 1.11/ 2021 / SPKT pada tanggal 17 Juni 2021.

Kuasa Hukum PT. Quantum Penarik, Yohanes Kornelius Talan, SH., usai membuat laporan, kepada awak media menjelaskan bahwa terlapor merupakan tenaga marketing dari PT Quantum Penarik, yang dipercaya menangani proyek pengadaan BOS afirmasi dan BOS kinerja tahun 2019/2020 di Kabupaten Rote Ndao.

“Sistem pembayaran yang digunakan seharusnya sistem Siplah. Yakni barang yang dipesan setelah tiba langsung transfer ke rekening perusahaan,” jelas Yohanes.

Namun, yang dilakukan oleh terlapor adalah mengambil uang tunai dari para kepala sekolah yang memesan barang.

“Jadi yang bermasalah saat ini ada 29 sekolah (SD dan SMP) dengan total anggaran Rp1,311,450.000,” jelasnya.

Bahkan menurut Yohanes, pada tahun 2020 lalu, terlapor juga sudah membuat surat pernyataan yang isinya akan melunasi semua keuangan yang belum terbayar paling lambat tanggal 20 November 2021. Namun hingga saat ini terlapor tidak memenuhi janjinya.

“Walaupun sudah ada laporan Polisi, namun jika ada itikat baik dari terlapor untuk mengembalikan uang klien kami yang diduga telah digelapkan maka persoalan ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” ujar Yohanes.

Menurut Yohanes, apabila tidak ada itikad baik maka pihaknya juga akan melaporkan kepala sekolah yang pembayarannya masih tertunggak , namun telah melakukan pembayaran tunai kepada terlapor.

“Kami anggap ini persekongkolan untuk menggelapkan uang perusahaan, sehingga kami akan ambil langkah hukum,” tegas Yohanes. (MBN01)

Komentar

Berita Terkait