oleh

Kasus Pemukulan, Kuasa Hukum : Kita Percayakan ke Pihak Kepolisian

Kupang, NTT

Kasus pemukulan terhadap seorang pemuda pada Sabtu (30/1/2021) malam, oleh oknum satpol PP Kota Kupang, akhirnya bergulir ke tangan kepolisian.

Korban bernama Roni Djara, warga RT 07 RW 01, Kelurahan Nunleu, Kota Kupang, tidak terima dengan perlakuan oknum satpol PP, akhirnya mengajukan laporan ke polsek Oebobo dengan nomor LP/B/11/I/2021/Sektor Oebobo.

Didampingi Kuasa Hukumnya, Roni mengaku sudah membuat laporan polisi.

“Iya, saya sudah buat laporan dan sudah divisum,” ujar Roni kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Sementara itu, Kuasa Hukum korban, Tomy Jacob, mengatakan pihaknya sangat menyesal dengan sikap tidak terpuji yang dilakukan oknum satpol PP yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, malah sebaliknya.

“Kekerasan yang dilakukan seolah – olah satpol PP ini tidak dididik secara psikogis dan mental,” kata Tomy.

“Karena itu saya minta, Wali Kota agar dapat memberikan pelajaran kepada anggota Satpol PP Kota Kupang dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” imbuhnya.

Dikatakan Tomy, penertiban protokol kesehatan tidak seharusnya dilakukan dengan cara – cara kekerasan.

“Namanya saja Prokasih. Menurut pemahaman saya bahwa kegiatan tersebut harus dilakukan dengan cara – cara yang humanis, bukan dengan menganiaya orang,” pungkasnya.

Untuk memberi efek jera, lanjut Tomy, kasus ini akan dilanjutkan hingga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Kita serahkan saja ke pihak kepolisian untuk melaksanakan tugas mereka. Kita percaya bahwa Polisi akan memproses kasus ini secara profesional,” tegas Tomy. (MBN01).

Komentar

Berita Terkait