oleh

Vaksinasi di NTT Capai 31 Persen

Kupang, NTT

Capaian vaksinasi COVID-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) tergolong rendah dari target herd Imunity (kekebalan komunal) 80 persen. Batapa tidak, hingga Oktober 2021 vaksinasi COVID-19 dosis pertama baru mencapai 31 persen.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, kepada awak media di Aston Hotel Kupang, Rabu (13/10/2021) menjelaskan, kendala utama yang dihadapi pemerintah adalah proses pendistribusian vaksin ke daerah.

“Saat ini kita sedang mempercepat vaksinasi dengan menggerakkan semua stake holder,” kata Marius.

“Kita juga sedang mempercepat proses distribusi vaksin ke Kabupaten Kota yang capaian vaksinnya masih rendah,” imbuhnya.

Menurut mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTT itu, selain masalah pendistribusian vaksin, tingkat kesadaran masyarakat di daerah juga masih sangat rendah.

“Karena itu kami mendorong seluruh kepala daerah di wilayah provinsi NTT untuk gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi,” tandas Marius.

Lebih lanjut dijelaskan, pemerintah akan mengerahkan seluruh tenaga kesehatan untuk mempercepat proses vaksinasi.
Terkait ketersediaan vaksin, Marius mengatakan, saat ini stok vaksin masih tersedia di gudang dinas kesehatan provinsi NTT.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait ketersediaan vaksin, sehingga seluruh rakyat NTT diharapkan bisa tervaksin dan bisa menciptakan herd imunity,” ungkapnya.
Dia mengimbau seluruh masyarakat untuk menerima vaksin agar terhindar dari bahaya COVID-19.

Untuk diketahui, terdapat lima daerah di NTT yang cakupan vaksinasinya terendah, yakni kabupaten Malaka, Timor Tengah Selatan, Flores Timur, Alor dan Timor Tengah Utara.  Berikut rinciannya.

  1. Malaka dosis I 21.205, dosis II 11.727, dosis III 349. Dan 9.478 atau 45 persen warga belum terima vaksin dosis II.
  2. Timor Tengah Selatan dosis I 63.939, dosis II 25.380 dan dosis III 1.019. Sementara 38.559 atau 60 persen warga belum terima vaksin dosis II.
  3. Flores Timur dosis I 39.723, atau 19,51 persen, dosis II 24.456, atau 12,02 persen dan dosis III 1.101. Masih 15.267 atau 28 persen warga belum menerima vaksin dosis II.
  4. Alor dosis I 32.863, dosis II 15.493, dan dosis III 869. Dan 17.370 atau 53 persen warga belum terima vaksin dosis II.
  5. Timor Tengah Utara dosis I 42.309, dosis II 19.532 dan dosis III 965. Dan 22.777 atau 54 persen warga belum terima vaksin dosis II.
Baca Juga:  Gelar Vaksinasi Masal, Kejati NTT Berhasil Layani 10 Ribu Orang

Sementara lima (5) daerah yang cakupan vaksinasinya tertinggi antara lain Kota Kupang, Manggarai Barat, Kabupaten Kupang, Sumba Barat, dan Sumba Tengah. Berikut data capaiannya.

  1. Kota Kupang vaksin dosis I, 263.532, atau  79,9 persen, dosis II, 156.201 dan dosis III 2.285. Sejauh ini 107.331 atau 41 persen warga belum menerima vaksin dosis II.
  2. Manggarai Barat dosis I, 71.775, atau 40,4 persen, dosis II 42.328 atau 23,8 persen dan dosis III 915. Sementara 29.447 atau 41 persen warga saat ini belum menerima vaksin dosis II.
  3. Kabupaten Kupang vaksin dosis I 112.072, atau 39,8 persen, dosis II 52.595 dan dosis III 744. Dan 59.477 atau 53 persen belum terima vaksin dosis II.
  4. Sumba Barat dosis I, 39.394, atau 39 persen, dosis II 21.175 atau 20,9 persen dan dosis III 943. Dan 18.219 atau 46 persen warga belum terima vaksin dosis II.
  5. Sumba Tengah dosis I 20.946, atau 18,6 persen, dosis II, 9.704 atau 16,2 persen dan dosis III 431. Dan 11.242 atau 54 persen warga belum terima vaksin dosis II. (Nyongky)

Komentar

Berita Terkait