oleh

Pembangunan Ruko di Depan Astiti Resahkan Warga

Kupang, NTT

Pembangunan rumah toko (Ruko) di Jalan jenderal Sudirman (depan Hotel Astiti) disinyalir meresahkan warga sekitar. Pasalnya, kegiatan tersebut mengabaikan aspek sosial kemasyarakatan dan kenyamanan warga.

“Pada prinsipnya kami minta pak Ferry jangan lanjut kerja dulu sebelum beresin kesepakan bersama di kantor lurah,” pinta seorang warga Kuanino, Robert Da Costa, Senin (12/7/2021).

Menurut Robert, ada empat kesepakatan yang dibuat di hadapan Lurah Naikoten, diataranya, 1) bersedia menunggu hasil pengukuran ulang dari BPN tentang lokasi yang disengketakan, 2) Jika terjadi penyerobotan maka para pihak bersedia untuk menanggung sesuai kesepakatan, 3) Saudara Fery Salam Hamid bersedia membersihkan sisa material pada Lorong yang ada, dan pada point 4 Saudara Fery Salam Hamid membangun pagar ruko di atas pagar yang ada.

“Sudah dilakukan mediasi bersama pemilik ruko, Ferry Salam Hamid di kantor lurah dan telah disepakati bersama, namun pemilik ruko mengabaikan kesepakatan itu dan tetap mengerjakan pembangunan ruko itu,” tandasnya.

“Karena kesepakatan ini belum terealisasi, maka kami minta agar pembangunan ruko sementara dihentikan,” imbuhnya tegas.

Sementara pemilik ruko, Fery Salim Hamid, saat dikonfirmasi via telepon selularnya, 082236259***, sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. (MBN01)

Baca Juga:  Dinilai Tidak Penuhi Syarat, Warga Desak Hentikan Pembangunan Ruko Depan Astiti

Komentar

Berita Terkait