oleh

Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pembunuhan di Lidor – Rote

-Hukrim-2.582 views

Kupang, NTT

“Kayak masih di tempat saja, belum ada perubahan. Sudah 1 bulan lebih tetapi pelaku belum ditemukan, bahkan kata polisi belum ada bukti atau kesaksian yang mengarah kepada pelaku”.

Begitulah ungkapan kekecewaan, Apri Balla, anak kandung korban dugaan pembunuhan sadis di desa Lidor, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Selasa, 20 April 2021 lalu, dengan korban Matias Balla.

Apriani yang dikonfirmasi media ini, Jumat (21/5/2021) mengaku kecewa karena hingga hari ini, polisi belum bisa mengungkap pelaku yang tega membunuh ayahnya dengan cara yang tidak manusiawi.

“Saya berharap polisi bisa lebih serius sehingga kalau bisa dalam minggu ini atau minggu depan sudah bisa diketahui siapa pelakunya,” pinta Apriani.

Menurut Apriani, selain menggali keterangan saksi, polisi seharusnya memiliki cara lain untuk mengungkap pelaku dibalik kasus ini.

“Memang belum ada keterangan saksi yang mengarah kepada pelaku, tetapi polisi seharusnya punya cara lain untuk menemukan pelaku kejahatan ini,” ujar Apriani.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/5/2021) mengatakan, Polres Rote Ndao sangat serius menangani kasus dugaan pembunuhan terhadap almarhum Matias Balla.

Kendati demikian, Dia mengakui bahwa hingga saat ini belum ada titik terang soal pelaku pembunuhan tersebut.

“Lebih dari 20 orang yang dimintai keterangan, tidak ada yang dapat memberikan petunjuk dan juga diduga sebagai pelaku pembuhan,” jelas Iptu Yames, melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, peyeledikan masih terus dilakukan, oleh karena itu, dia berharap bantuan semua pihak untuk mengungkap kasus ini.

“Kami masih sangat mengharapakan kerjasama masyarakat sekitar guna membuat terang motif peristiwa dan pelakunya,” tutup Iptu Jems. (MBN01)

Baca Juga:  Miris, Kades Tebole Rote Alihkan BLT Warga Miskin ke Ibunya, Bapaknya Penerima BST

Komentar

Berita Terkait