oleh

Simpatisan Demokrat Kubu Moeldoko Meningkat di NTT

Kupang, NTT

Dukungan dari simpatisan Partai Demokrat di NTT terhadap Moeldoko sebagai Ketua Umum hasil KLB Deli Serdang kian menguat di NTT.

Ketua simpatisan partai Demokrat NTT, Mat Talib, menemui Paul Papa Resi, kader partai Demokrat NTT, di kediamannya di Kabupaten TTS untuk menyatakan dukungan terhadap kubu Moeldoko.

“Saya datang ke sini (SoE) untuk menemui pak Paul Resi untuk memberikan dukungan terhadap beliau atas keputusannya bergabung dengan Kubu KLB Deli Serdang yang memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum,” katanya Mat Talib di Soe Kamis (25/3/2021).

“Pak Paul tidak sendiri, ada begitu banyak simpatisan Partai Demokrat di Kota Kupang yang mendukung Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,” imbuhnya.

Mat Talib juga meminta agar kedua kubu untuk tidak saling klaim mana yang sah dan mana yang tidak sah karena saat ini berkas kubu KLB sedang diteliti di Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta.

“Tidak usa lagi saling serang dan saling klaim. Karena saat ini berkas hasil KLB Deli Serdang sedang diteliti di Kemenhumham. Tenang dan tunggu hasilnya seperti apa,” tegas Talib.

Sementara Paul Papa Resi yang merupakan wakil Ketua II BPOKK DPD Partai Demokrat NTT memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dari simpatisan Partai Demokrat NTT.

“Saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari simpatisan Partai Demokrat yang ada di NTT. Dukungan ini menunjukan bahwa keputusan saya bergabung di kubu KLB Deli Serdang tidak salah,” ungkap Paul.

Paul juga meminta agar para simpatisan Partai Demokrat di NTT untuk tetap tenang, tidak melakukan hal-hal yang merugikan nama baik Partai Demokrat.

“Saya minta agar para simpatisan tetap tenang dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan Partai Demokrat. Semuanya tetap tenang. Kita menunggu hasilnya,” pungkas Paul Resi.

Baca Juga:  Komitmen Leo Lelo Kembalikan Kejayaan Demokrat NTT

Pada kesempatan itu Paul meminta simpatisan partai Demokrat kubu Moeldoko untuk tidak takut menunjukan dukungan. (*)

Komentar