oleh

Di Lokasi TMMD, Dandim 1206/ PSB Bangun Optimisme Anak – Anak dalam Suasana Ceria

Pengkadan, Kapuas Hulu

Di kala semua sendi kehidupan diguncang Pandemi COVID-19, anak – anak desa menjadi murung.

Mereka yang semula bebas bermain berlarian kian kemari tanpa takut, kini terkungkung dalam situasi yang mencekam akibat wabah yang mengahantam dunia.

Dalam situasi tak menentu di mana masyarakat dilanda keraguan dan kekecewaan, anggota TNI hadir di tengah warga sebagai sahabat.

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi sarana bagi TNI untuk mengakselerasi pembagunan masyarakat, baik fisik maupun nonfisik.

Hal ini dimaknai oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1206/PSB sebagai ibadah yang harus dilakukan dengan penuh ketulusan.

Ketulusan melayani itu tergambar saat Dandim 1206/PSB, Letkol Inf Jemi Oktis Oil, S.I.P., meninjau kegiatan TMMD di Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan, Kecamatan Pengkadan Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (23/2/2021).

Di sela – sela kesibukannya, putra terbaik NKRI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mendekati anak – anak desa yang asik bermain di sekitar lokasi TMMD.

“Om tentara ya,” ujar salah satu diantara anak – anak itu, dengan polos.

Dandim mengajak anak – anak ini bercerita sambil menasehati mereka agar belajar lebih giat, sehingga kelak menjadi orang yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.

“Anak – anak harus rajin belajar ya, agar kelak bisa menggapai cita – cita kalian,” ujar Letkol Inf Jemi.

Anak – anak tampak begitu serius mendengar nasihat Letkol Inf Jami Oil. Namun demikian, dia juga menyisipkan cerita lucu dibalik nasihatnya sehingga sesekali terlihat anak – anak itu tertawa lepas bersama Dandim.

Ia juga mengingatkan anak – anak agar terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit termasuk COVID-19.

“Anak – anak harus selalu ingat 3 M ya, yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan Menjaga jarak,” ujar Letkol Inf Jemi Oil, diikuti anak – anak desa.

Usai bercanda tawa sambil membangun optimisme anak – anak untuk meraih masa depan mereka, Dandim kemudian berpamitan dengan anak – anak dan kembali melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan sambil membangun komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di sekitar lokasi TMMD.

Kepada awak media, Dandim mengaku sangat bahagia berada di tengah masyarakat, khususnya anak – anak.

“Kita harus baik dengan semua orang, kepada anak-anak juga harus baik dan menyayangi. TNI itu asalnya dari rakyat dan untuk rakyat, akan kembali ke rakyat,” tegas Dandim.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak takut terhadap TNI, karena TNI merupakan sahabat yang akan selalu hadir di tengah masyarakat, membangun optimisme masyarakat dan melindungi NKRI. (MBN01)

Komentar