oleh

Hadapi Proses Hukum, Keluarga Anton Ali Minta Publik ‘Cooling Down’

Kupang, NTT

Pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kesaksian palsu, Advokad Antonius Ali menjadi trending topik di media sosial maupun media mainstream.

Hal ini merupakan bentuk solidaritas yang secara spontanitas dilontarkan kerabat dan kenalan Antonius. Betapa tidak, kiprahnya di dunia Advokad membuatnya dikenal dan disayang banyak orang.

Bahkan bentuk dukungan dalam bentuk komentar seakan membenturkan Antonius Ali dan pihak kejaksaan tinggi.

Hal tersebut membuat wakil ketua Peradi NTT ini merasa tidak tenang dan merasa tertekan.

Dengan demikian Keluarga pangacara senior, Antonis Ali meminta agar polemik terkait status hukum yang bersangkutan dihentikan.

“Kami nyatakan di sini, bahwa apa yang dikatakan oleh teman-teman yang menghiasi media publik selama ini, kami nyatakan itu bukan ekspresi dari keluarga,” ujar Frans Tulung selaku perwakilan keluarga kepada wartawan di Kupang, Selasa (23/2/2021).

Ia menegaskan, pernyataan yang selama ini bersiliweran merupakan ekpresi dari simpatisan tanpa campur tangan keluarga.

“Kami khawatir, ada pemberitaan yang membangun turbulensi baru, antara kami dan pihak Kejaksan yang bisa mengganggu kami dan pihak Kejaksaan,” katanya.

Dia berharap semua pihak memahami hal ini dan membiarkan kejaksaan fokus dengan kewenangannya, dan keluarga juga fokus untuk menghadapi persidangan.

“Terhadap hal-hal yang selama ini menyakiti siapa saja, apakah orang perorangan atau lembaga Kejaksaan, kami patut menyampaikan permintaan maaf,” ungkap Frans Tulung.

“Biarlah semuanya cooling down, sehingga tidak terjadi lagi ‘bola salju’ baru. Ini untuk ketenangan Pak Anton sendiri. Pak anton ingin tenang, sehingga semuanya bisa fokus,” imbuhnya.

Sementara itu, Imbo Tulung, yang juga salah satu perwakilan keluarga menyampaikan bahwa, Anton Ali berterima kasih kepada semua pihak yang peduli dan memberikan atensi bagi proses persoalan yang dihadapinya.

“Pada pokoknya, Pak Anton berterima kasih atas atensi yang diberikan oleh pihak-pihak dari luar. Kami dari unsur keluarga dan Pak Anton sendri tidak pernah ikut andil berkaitan dengan ekspresi kepedulian tersebut,” tandas Imbo.

Imbo juga menegaskan bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan proses hukum sudah diserahkah kepada kuasa hukum.

“Terkait langkah hukum dalam kasus bapak Anton kami tidak mau berkomentar banyak karena semuanya sudah kami serahkan ke penasihat hukum,” terang Imbo.

Dia berharap semua pihak yang peduli dengan Antonius Ali, mendoakan yang bersangkutan agar mampu melewati persoalan ini dengan baik. (MBN01)

Komentar