Kupang, NTT
Universitas Karyadarma (Undarma) Kupang, kembali melepas 119 Sarjana pada rapat senat terbuka wisuda program sarjana angkatan ke – 3 tahun 2020, Jumat (18/12/2020).
Prosesi wisuda tersebut dilakukan secara daring dan juga luring. Ada sebagaian mengikuti acara wisuda dari rumah sementara yang hadir di kampus dibagi dalam beberapa sesi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Rektor Universitas Karyadarma Kupang, Dr. Drs. Silvester P Taneo., S. Pd., M. Si, menjelaskan, 119 wisudawan tersebut berasal dari 10 program studi.
“Dari 10 program studi itu ada keterwakilan untuk mengikuti wisuda secara langsung di kampus”, jelas Silvester.
Dia berpesan agar ilmu pengetahuan yang sudah diperoleh di dunia kampus bisa dijadikan bekal untuk memajukan dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Aplikasikan kompetensi yang sudah dimiliki saat ini dalam kehidupan bermasyarakat, dan memgambil bagian dalam membangun Nusa Tenggara Timur”, pesan Rektor.
Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi, Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yohana Lisapali, dalam sambutannya secara virtual menyampaikan apresiasi kepada Undarma atas diwisudanya 119 mahasiswa.
“Saya beri apresiasi bagi Rektor dan seluruh civitas akademika Undarma yang telah berkontribusi bagi dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur”, ujar Lisapali.
“Saya juga turut bergembira karna Undarma sebagai mitra pemerintah telah membantu menciptakan generasi muda yang cerdas dan kompeten”, imbuhnya.
Lebih lanjut, Yohana mengatakan, belajar bukan semata – mata untuk menapaki hidup ke depan, tetapi harus menunjukan bahwa lulusan Undarma berkualitas.
“Ingat janji alumni harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari. Jaga selalu nama baik almamater, jadilah duta Undarma agar Undarma menjadi lebih besar. “, tandasnya.
Bagi Lisapali, Kampus sebenarya yang akan dihadapi adalah kampus kehidupan. Karena itu, ilmu yang diperoleh di dunia kampus hendaknya dijadikan bekal untuk memasuki kampus kehidupan.
Jangan berhenti belajar, karena yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masalah, tetapi yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan”, pungkasnya. (MBN01).


Komentar