oleh

Bupati Kupang Sebut Pembangunan GOR Sudah 100 Persen, Siapa Kontraktor Pelaksana?

Kupang, NTT

“Pembangunan GOR saya dapat laporan kemarin sudah seratus persen”, kata Bupati Kupang, Korinus Masneno, usai mengikuti acara pelantikan pengurus KNPI Kabupaten Kupang, Senin (14/12/2020)

Dijelaskan pula, prosentase tersebut merupakan hasil penilaian dari Politeknik Negeri Kupang.

“Politeknik selama ini kita pakai, Politeknik juga biasa dipakai aparat penegak hukum untuk menghitung menilai bangunan, dan itu telah selesai dan ada berita acara penyerahannya kepada pengguna anggaran”, jelas Korinus.

Selain Politeknik, Korinus juga menjelaskan bahwa, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah melakukan pemeriksaan.

“BPK sudah tinjau dan memang bagus sekali. Bahkan ada pekerjaan lebih, kita anggap saja itu sebagai bagian dari sumbangan orang – orang daerah bagi masyarakat Kabupaten Kupang”, ungkap Bupati Korinus.

Ditanya soal perusahaan yang melanjutkan pekerjaan pembangunan GOR usai kontraktor pelaksana PT. Dua Sekawan, di-PHK, Bupati Korinus Masneno, berkilah bahwa tidak tahu.

“Jadi begini, saya kurang tahu persis”, ujar Korinus.

Menurutnya, pekerjaan seperti itu (GOR, red) tidak bisa dikerjakan oleh orang dari Kabupaten Kupang, sehingga menggunakan orang dari luar.

“Tapi karena Covid dan mereka (Tukang, red) terlambat datang, maka terpaksa kami PHK”, urai Korinus.

Kendati demikian, lanjut Korinus, perusahaan yang baru di-PHK tersebut diam – diam memohon ijin kepada kepala dinas (Kadis PKO) untuk melanjutkan pekerjaan tersebut.

“Sesuai laporan kadis, bahwa sudah di-PHK tapi Dia (Kontraktor Pelaksana) memohon ijin untuk memasang semua bahan yang sudah ada”, jelas Korinus.

Pekerjaan yang tersisa sekira 30an persen itu akhirnya diselesaikan atas ijin dari pemerintah kendati Kontraktor tersebut sudah di-PHK.

Untuk diketahui, pekerjaan pembangunan GOR Kabupaten Kupang, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat, Nilai kontrak, Rp11.608.000.000–(Sebelas Miliar Enam Ratus Delapan Juta Rupiah) waktu pelaksanaan 150 hari kerja, oleh kontraktor pelaksana PT. Dua Sekawan, dan Konsultan Pengawas, PT. Konindo Panorama Konsultan, Tahun Anggaran 2019. (MBN01)

Komentar

Berita Terkait