Alex Frans Cabut Gugatan, Kudji Herewila Tak Beri Ampun

0
621

Metrobuananews.com | Kupang – Perseteruan antara Pengacara Alex Frans dan Kudji Herewila Cs, makin memanas.

Kendati Alex Frans telah mencabut gugatan ingkar janji (wanprestasi) terhadap Kudji Herewila Cs namun tidak mampu meredam amarah Kudji Herewila.

“Saya merasa sangat dilecehkan, Saya sudah dicemarkan nama baik,  tetapi saya bersyukur image baik yang terbangun selama ini, lebih kuat dari fitnah yang dibuat”, ungkap Kudji kepada awak media, Kamis (9/8/2018).

Lebih lanjut Kudji mengatakan, pihaknya sudah sangat dirugikan dengan tuduhan Alex Frans (AF) dalam gugatannya di Pengadilan Negeri Kupang yang kemudian dicabut kembali oleh AF.

“Selain gugatan, Dia (AF) juga dia sindir sindir saya di facebook sudah lama tetapi saya tetap tenang. kalau merasa  gentle mestinya bicara langsung kepada saya, ini benar – benar merugikan kami”, ujar Kudji geram.

Terkait postingan – postingan di media sosial yang dinilai sangat merugikan, Kudji mengatakan sudah melaporkan hal tersebut ke Polda NTT sehingga prosesnya akan terus berjalan.

“Menyangkut laporan kami ke DITRESKRIMSUS POLDA NTT dengan nomor : STPLI/57/VI/2018/Ditreskrimsus atas perilaku AF yang menorehkan sejumlah tulisan keji yang setidaknya merusak nama baik keluarga kami di media sosial tetap terus berjalan, Biarlah hukum sendiri yang akan membuktikan kebenarannya. Saya mencari keadilan yang sebenar benarnya dan bukan bermaksud untuk membalas dendam”, jelas Kudji.

Menurut Kudji, pihaknya merasa aneh dengan sikap AF, yang mendaftar gugatan kemudian dicabut lagi.

“Sendiri daftar, sendiri yang cabut. Apa alasan dia mencabut gugatan tersebut. Gugatan tersebut sangat merugikan saya”, cetus Kudji.

Alex Frans ketika dikonfirmasi media melalui pesan Whats App, Jumat (10/8/2018), membenarkan ihwal pencabutan berkas gugatan tersebut.

“Alasan cabut gugatan itu alasan formil gugatan n itu hak penggugat untuk cabut, kecuali tergugat sdh jawab gugatan mk pencabutan harus disetujui tergugat, alasan formal maka setelah diperbaiki bisa daftar lagi”, jelas AF.

Dia menegaskan, setelah semua berkas gugatan diperbaiki, pihaknya akan kembali mendaftar di PN kupang.

“Iya, setelah kesalahan formal diperbaiki bisa daftarkan lagi dan itu aturan dalam hukum acara perdata dan itu biasa – bisa saja”, tegas AF.

Terkait laporan Kudji Herewila di Polda NTT, tentang ujaran kebencian dan penyalahgunaan informasi dan transaksi elektronil, AF menanggapinya dengan dingin.

“Soal laporan di Krimsus sudah diminta klarifikasi tentang postingan yang bilang klien biadab, jadi sudah jelaskan bahwa kata biadab itu ditujukan kepada klien yang cabut kuasa pakai identitas yang beda degan kuasa gugatan dan putusan PN, PT, MA, bukan untuk Kudji dan Bani. Hal ini dibuktikan dengan laporan ke polres kupang kota tentang menyuruh masukan identitas palsu di dalam kuasa gugatan n hasilnya putusan PN, PT dan MA, jadi kata biadab itu untuk orang atau klien yg dilaporkan, jadi orang itu yang harus lapor bukan orang lain yang lapor”, urai AF. (MBN01)