oleh

Kasus Pembunuhan di Lidor, Keluarga Korban Kecewa dengan Kinerja Polisi

Rote Ndao, NTT

Dua (2) bulan telah berlalu, namun Kasus Pembunuhan almarhum Matias Balla, warga RT 07/RW 04, Dusun Nafioen, desa Lidor, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, di kompleks persawahan di desa Lido belum ada titik terang.

Pelaku yang tega menghabisi almarhum Matias secara sadis, hingga saat ini masih bebas berkeliaran. Entah karena pelaku sangat lihai atau faktor lain yang membuat kasus ini sulit diungkap.

Anak Kandung korban, Apriani Balla, mengaku kecewa dengan kinerja polisi. Pasalnya, hingga saat ini belum ada tanda – tanda terungkap pelaku pembunuh ayahnya.

“Saya lihat beberapa kasus seperti kasus Nona Welkis, 3 hari kemudian pelaku ditangkap, kasus pembunuhan di Pantai Baru Selatan, itu juga tidak sampai seminggu pelaku sudah diringkus. Masih banyak lagi kasus serupa tapi pelaku cepat ditemukan,” ungkap Apriani.

“Pembunuhan yang dialami oleh Bapak sampai dengan hari ini saya belum dapat info kepastian siapa pelaku..Sayang sekali, semua berjalan ditempat saja,” imbuhnya sedih.

Lebih lanjut Apriani mengatakan, jika Polres Rote Ndao kewalahan dalam mengungkap kasus ini, sebaiknya berkoordinasi atau dialihkan ke Polda NTT agar kasus ini bisa ditangani lebih serius.

“Saya pernah tanya beberapa minggu yang lalu lewat WA, saya malah disuruh langsung ke Polres saja, sedangkan saya tinggal tinggalnya di Kecamatan Landu Leko dan posisi waktu itu saya dalam keadaan sakit,” ujar Apriani.

“Kalau memang bapak – bapak polisi di Polres Rote Ndao sulit ungkap kasus ini sebaiknya minta bantuan Polda saja biar cepat diungkap, sama kayak kasus Nona Welkis,” tambahnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos, yang dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/6/2021) mengatakan, pihaknya sedang bekerja keras untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap almarhum Matias Balla.

Baca Juga:  Pembunuh Nani Welkis Terancam Hukuman Mati

“Sudah lebih dari 30 saksi yang dimintai keterangan. Belum ada yang menyebut pelaku. Upaya lidik tetap terus dilakukan untuk mencari bukti yang dapat mengungkap pelakunya,” jelas Iptu Jems.

Dia meminta agar keluarga bersabar dan mempercayakan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Iptu Jems juga mengimbau kepada maayarakat yang mendengar, melihat dan mengetahui peristiwa tersebut untuk memberikan keterangan.

“Jangan takut karena masyarakat dilindungi Undang – Undang perlindungan saksi,” tandasnya. (MBN01)

Komentar

Berita Terkait