oleh

Songsong Hardiknas, MKKS Gelar Lomba Baca Puisi

TTS, NTT

Menyongsong Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 2 Mei 2021, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jenjang SMA menggelar lomba cipta dan baca puisi.

Selain lomba cipta dan baca puisi, kegiatan yang akan digelar pada 22 – 30 April 2021 ini, juga akan digelar lomba debat bahasa Indonesia dan Inggris serta lomba solo.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Yesaya Boimau, kepada media ini menjelaskan bahwa sebanyak 47 sekolah menengah atas di Kabupaten TTS turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Dalam pembukaan kegiatan ada 40 sekolah yang hadir sementara ada 7 sekolah yang tidak berpartisipasi karena faktor topografi, faktor cuaca dan jalan yang jauh,” jelas Yes.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, untuk lomba debat bahasa indonesia ada 21 sekolah yang berpartisipasi, sedangkan debat bahasa Inggris diikuti 15 sekolah.

“Lomba solo ada 22 sekolah yang berpartisipasi,” ungkapnya.

Menurut Dia, digelarnya kegiatan ini untuk mengembangkan minat dan bakat dari semua peserta didik, baik itu yang memiliki bakat pada lomba debat bahasa indonesia, bahasa inggris maupun seni musik atau seni budaya.

“Kami berharap para peserta didik yang ikut berlomba dapat menunjukkan kreativitasnya melalui setiap mata lomba yang dilombakan,” tandas Yesaya.

Koordinator Pengawas (KORWAS) Dikmen SMA/SMK Kabupaten TTS, Drs. Ngelu Njudang, menyampaikan bahwa Kegiataan seperti ini adalah momen untuk peserta didik menunjukkan potensi yang ada dalam dirinya, seperti siswa yang memiliki hobi untuk menulis puisi serta membaca puisi dan keahlian lain yang dimiliki.

“Momen seperti ini sangat bermartabat yang mana semua potensi yang dimiliki bisa diekspresikan,” katanya.

“Karena itu, lanjut Ngelu, dalam kegitaan seperti ini kita dorong mereka supaya meningkatkan kemampuannya dalam berbagai bidang termasuk dalam pembentukan karakter peserta didik,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk bersaing dalam dunia yang perkembangan semakin pesat, maka kompotensi berpikir kritis anak-anak harus tingkatkan.

Ngelu Njudang juga menyayangkan beberapa sekolah yang tidak memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Dia juga mengapresiasi para peserta didik yang telah mengikuti berbagai lomba yang ada.

“Walaupun ini pertama kali, namun antusiame peserta didik untuk mengikuti lomba ini cukup tinggi,” puji Ngelu.

Penulis : Daud Nubatonis (Kontributor MBN TTS)

Komentar