oleh

Di Tengah Pandemi, Perkuray Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

Video

Kupang, NTT

Di tengah merebaknya pandemi COVID-19 di seluruh penjuru dunia, ikatan alumni Persaudaraan Kupang Raya Jogyakarta (Perkuray) melakukan aksi kemanusiaan dengan menggelar donor darah.

Pekurai merupakan Ikatan Alumni Pelajar dan atau Mahasiswa dari Kota Kupang yang pernah belajar di Jogyakarta.

Ketua Panitia donor darah, Dominikus Kopong Toni Aman , SE, MM, kepada awak media, Sabtu (24/4/2021) menjelaskan, kegiatan kemanusiaan itu berawal dari keinginan untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama alumni Perkuray di Kota Kupang.

Setelah dipikirkan secara matang, cara yang terbaik menjalin tali silaturahmi asalah dengan menggelar kegiatan kemanusiaan.

“Kami mendapatkan informasi bahwa PMI sedang kekurangan darah, maka kami melihat ini sebagai momentum yang tepat untuk berbagi kasih dengan melakukan donor darah,

Menurutnya kegiatan tersebut sebagai wujud konkrit kepedulian ikatan alumni Perkuray kepada masyarakat Kota Kupang.

Aksi sosial ini merupakan sumbangsih nyata kepada masyarakat Kota Kupang pada moment pandemi,” ungkap Dominikus Kopong Toni Aman.

Ketua panitia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan PMI sehingga kegiatan donor darah dapat berjalan dengan baik.

“Semoga ini menjadi kegiatan rutin Perkuray,” tandasnya.

Fransisco Bernando Bessi, salah satu anggota alumni ikatan Perkuray, mengatakan kegiatan donor darah diinisiasi oleh Ikatan Alumni Perkuray itu sangat positif.

“Kegiatan ini adalah sumbangsih nyata kami Perkuray. Kalaupun yang lain menyumbang bahan makanan, baju, dan obat-obatan. Kami Perkuray menyumbang darah. Kami hadir langsung ditengah situasi masyarakat yang saat ini dilanda bencana,”ujar pengacara muda itu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menyampaikan apresiasi kepada Perkuray yang telah menggelar aksi donor darah.

“Atas nama Ketua PMI Kota Kupang dan atas nama pemerintah Kota Kupang, saya menyambut baik kegiatan ini, “ucap Wakil wali Kota Herman.

Baca Juga:  Malang Benar Nasib Guru Honorer SMPN 16 Kupang, Terdampak Pandemi Malah Honor Dipotong

Menurut Herman Man, pasokan darah di PMI saat ini sangat kurang, apa lagi kebutahan darah di masa pandemi sangat tinggi yakni hingga tiga ratusan kantong darah per hari.

“Saya mau menantang Perkuray ini, tiap tiga bulan adakan donor darah. Datang saja, mau ke PMI Kota Kupang atau PMI provinsi, kami dengan senang hati menerima,” tutup Herman.

Untuk diketahui, dalam aksi sosial tersebut, Perkuray berhasil mengumpulkan 35 kantong darah. (MBN01).

Komentar