Kupang, NTT
Diduga terjadi “Pemainan Kotor” terkait rekruitmen koordinator kabupaten (Korkab) dan tenaga fasilitator lapangan (TFL) pada Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Nusa Tenggara II Kupang pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh pejabat pengadaan Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Nusa Tenggara II, akan dilaksanakan pada Jumat (26/2/2021).
Ironisnya Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya, Lidya Estaliti Kini, juga megeluarkan Surat Tugas kepada 29 orang untuk menempati posisi Korkab dan TFL.
Surat tugas tersebut ditandatangani oleh Lidya Estaliti Kini sebagai PPK. Berlaku selama 5 lima bulan atau 151 Kalender terhitung tanggal 23 Februari 2021 hingga 23 Juli 2021.
Anehnya ujian tertulis baru akan dilaksakan pada hari Jumat, 26/02/2021, namun sudah ada nama – nama yang sudah lulus dan diberi surat tugas.
Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya, Lidya Estaliti Kini, saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Kamis (25/2/2021) menghindar dan bersembunyi di dalam ruangannya.
Anehnya saat watawan tiba, Lidya Estaliti Kini dan beberapa staf sedang ngerumpi di ruangannya.
Melihat krdatangan wartawan, mereka lansung menutup pintu.
“Ibu lagi diklat di lantai 2, saya cek dulu,” ungkap seorang staf yang keluar dari ruangan PPK sambil berlalu.
Selang beberapa saat datang lagi seorang staf yang tadinya kongko bersama PPK, kemudian mengatakan PPK tersebut sedang keluar.
“Ibu lagi keluar, tidak tau ke mana, saya minta kakak punya nomor biar saya kontak kalau ibu datang,” kata staf tersebut kemudian pergi.
Wartawan terus menunggu di depan ruangan. Tak lama kemudian muncul office boy. Wartawan mencoba menanyakan keberadaan Lidya Estaliti.
Dengan polosnya OB tersebut menunjuk ke ruangan PPK yang tembus pandang karena dindingnya terbuat dari kaca, sambil mengatakan yang bersangkutan ada di ruangannya.
“Ibu ada di dalam ruangan tu kaka, saya pi kasi tau kalau kaka donk mau ketemu ko,” ucap Boma sambil menuju ruangan PPK. Sayangnya seorang staf melarang OB tersebut menyampaikan niat wartawan bertemu.
Wartawan pun meninggalkan tempat tersebut. Lucunya, staf yang katanya akan menyampaikan niat wartawan bertemu kepada PPK di lantai dua, sedang asik merokok di lobi kantor.
Karena tidak bertemu, wartawan mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp, namun tidak direspons.
Berikut nama – nama yang tertera dalam surat tugas yang dikeluarkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya.
- Florentinus Paman Kla, ST Koordinator Kabupaten Alor
- Pontianus Bone Sole, ST Koordinator Kabupaten Fnde
- Lex Goris Son M, Pedc, ST Koordinator Kabupaten Flores Timur
- Herman D, Savio Mangun Keraf, ST Koordinator Kabupaten Lembata
- James Boy Paef, ST Koordinator Kabupaten Rote Ndao
- Hiskia K. Masdila, ST Koordinator Kabupaten Sabu Raijua
- Teresia Avila Haman, ST Koordinator Kabupaten Sumba Barat
- Riral Pakereng, ST Koordinator Kabupaten Sumba Barat Daya
- Florianus Rumario Kaka, ST, MT Koordinator Kabupaten Sumba Barat Tengah
- Inorandy Chonelis Lakaal, ST TFL Kabupaten Alor
- Alexander Rudolfo Lapenangga, ST TFL Kabupaten Alor
- Achmad Dopong, S. Pt TFL Kabupaten
Alor - Roderik Jima Banggo, ST TFL Kabupaten Ende
- Muhammad Yasin Resi, SE TFL Kabupaten Ende
- Ignatius Wempi Crestian Tae, ST | TFL Kabupaten Flores Timur
- Yudith Welfrina Ursula Wujon, SE TFL Kabupaten Flores Timur
- Isaias Surya Payong Tukan, ST TFL Kabupaten Lembata
- Lambertus Lagu, S. Sos TFL Kabupaten Lembata
- Grace Desiani Nitti, ST TFL Kabupaten Rote Ndao
- Indra Apriana Nggi, S.Pd TFL Kabupaten Rote Ndao
- Ade Hendro Lillo, SST TFL Kabupaten Sabu Raijua
- Thadeus j. A. Nuwa, SH TFL Kabupaten Sabu Rayua
- Ruby Kresna Ismail, SH TFL Kabupaten Sabu Rajua
- Anthonius Bheri, ST TFL Kabupaten Sumba Barat
- Nelis Willa, S. S TFL Kabupaten Sumba Barat
- Nurbidayah Panara, ST TFL Kabupaten Sumba Barat Daya
- Merlyn Centya Rafael, S.Ikom TFL Kabupaten Sumba Barat Daya
- Christian Kambaru Taramaramba, ST TFL Kabupaten Sumba Tengah
- Johanes Riwu Ara, S.Pi TFL Kabupaten Sumba Tengah (MBN01)


Komentar