Kupang, NTT
Memaknai momentum Hari Pers Nasional, para pekerja pers di Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar kegiatan kemanusiaan di empat (4) Rumah Sakit di Kota Kupang, Selasa (9/2/2021).
Dengan segala keterbatasan akibat terdampak pandemi COVID-19, Sejumlah wartawan di Kota Kupang, secara sukarela mengumpulkan dana untuk menggelar aksi kemanusiaan.
Ada yang memilih diam dan sekadar menulis kalimat indah bernada nyinyir di lembaran maya. Seakan putih hanya milik seorang dan hitam selimuti jagat.
Koordinator kegiatan, Andyos Manu, di sela – sela aksi mengatakan kegiatan berupa pembagian telur untuk tenaga kesehatan (Nakes) ini, merupakan dukungan moril para pekerja pers kepada tenaga kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang terus meningkat.
“Wartawan menaruh simpati yang tinggi kepada para tenaga kesehatan. Yang bisa kami lakukan adalah mensuport. Meskipun dengan cara yang sederhana, tetapi kami berharap ini bisa membangkitkan semangat para tenaga kesehatan dalam perang melawan COVID-19,” katanya.
Lebih lanjut, pemilik Media Online Berandanusantara.com, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang selama ini mendukung kerja – kerja jurnalis di Nusa Tenggara Timur.
“Terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat NTT yang selama ini mendukung kami dalam menjalankan tugas sebagai pewarta,” ungkap Andyos.
“Saya juga ingin sampaikan terima kasih kepada teman – teman yang sudah mendukung terselengaranya kegiatan ini. Selamat Hari Pers Nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, seorang wartawan senior, Joey Rihi Ga, berpesan agar seluruh pekerja pers di NTT, ke depan lebih profesional.
“Menjadi Wartawan itu adalah panggilan. Karena itu, wartawan tidak sekadar mampu menulis kalimat, namum lebih pada bagaimana menyajikan fakta,” tegas Joey.
Menurutnya, di tengah era digital saat ini, media online tumbuh bag jamur, namun pada umumnya mengesampingkan kaidah – kaidah jurnalistik.
“Dengan moment Hari Pers ini teman – teman harus belajar untuk lebih profesional dalam menulis,” pesan Joey.
Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari para tenaga kesehatan.
Direktris RS St. Carolus Borromeus Kupang, dr. Herly Soedarmadji usai menerima bantuan berupa telur, mengaku sangat terharu dan bangga dengan aksi yang dilakukan oleh para wartawan.
“Atas nama keluarga besar Rumah Sakit Boromeus Kupang, saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian teman – teman wartawan terhadap tenaga kesehatan,” ungkap dr. Herly.
Dia berharap, hubungan pers dan rumah sakit di NTT tetap terjalin sebagai bentuk kolaborasi yang baik guna memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.
“Tetaplah menjadi mitra baik kami dalam pelayanan dan khususnya dalam sosialisasi hal-hal baik dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Senada disampaikan, Wakil Direktur RSUD W Z Johannes Kupang, dr Stef Dhe Soka, bahwasanya, pihak Rumah Sakit sangat berterima kasih atas dukungan dari para pekerja pers terhadap tenaga kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami dalam penanganan Covid-19. Saya atas nama Direktur RSUD W Z Johannes Kupang dan jajaran mengucapkan terimakasih, semoga pers di NTT tetap independen dan menyajikan informasi yang bermanfaat serta mengedukasi masyarakat,” ujar dr. Stef.
Bantuan telur untuk tenaga kesehatan ini, diberikan kepada empat (4) rumah sakit, diantaranya, RS Carolus Borumeus Kupang, RS Dedari, RS Kartini dan RSUD. W Z Johannes Kupang. (MBN01).


Komentar