Kupang, NTT
Dua (2) orang tokoh partai amanat nasional (PAN) dewan pimpinan wilayah (DPW) Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Angelino Dacosta dan Eurico Guteres, secara resmi hengkang ke partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Dua tokoh politik NTT ini secara resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) berkenaan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke – 13 Partai Gerindra.
Ketua DPD Partai Gerindra, Esthon Foenay, usai menyerahkan KTA kepada kedua tokoh ini, Sabtu (6/2/2021) mengatakan, saat ini banyak hal terasa sulit akibat pandemi COVID-19, kendati demikian keadaan tersebut tidak membuat Partai besutan Prabowo ini menjadi lesu.
Esthon merasa bersyukur di tengah situasi sulit partai Gerindra masih menjadi partai favorit para tokoh politik di NTT.
“Dalam situasi politik yang kritis akibat dampak COVID-19, tapi secara simpati tokoh – tokoh masyarakat juga bersimpati bergabung dengan kami di partai Gerindra,” kata Esthon.
“Di sini ada tokoh eks Tim – Tim, tokoh Timor Kupang, Tokoh Flores, tokoh Amarasi dan masih banyak tokoh lagi,” imbuhnya.
Dia berharap, dengan bergabungnya para tokoh ini, Partai Gerindra menjadi partai terbaik di Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, tokoh eks Timor – Timur, Eurico Guterres, mengatakan, hari ini ibarat anak nakal yang pergi dari rumah dan berada di luar sekian lama.
“Hari ini saya bersama dengan kawan – kawan kembali ke rumah saya (Gerindra) yang sebenarnya . Saya punya satu komitmen, rumah ini (Gerindra) harus dibesarkan”, kata Eurico.
Menurut mantan ketua DPW PAN NTT ini, pilihannya untuk kembali ke Gerindra sudah dipikirkan sejak satu tahun yang lalu, namun baru bisa terealisasi saat ini.
“Saya memang memilih untuk keluar dari partai itu (PAN, red). Tetapi saya perlu katakan kenapa saya keluar dari partai itu dan pindah ke sini,” tandasnya.
Saat ini saya sudah resmi menjadi anggota Partai Gerindra, dan saya siap melakukan tugas apa saja yang ditugaskan ketua DPD”, tambah Eurico.
Senada, Angelino Belo Da Costa, mengatakan komitmen untuk masuk partai Gerindra merupakan dorongan jiwanya, tidak dipengaruhi oleh pihak lain.
“Bagi saya, kembali ke Gerindra untuk membesarkan partai,” tegas Angelino.
Mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini, mengatakan, keputusan untuk pindah ke Gerindra mendapat dukungan penuh dari konstituennya.
Dengan demikian, lanjut Angelino, konstituen yang pernah mendukungnya menjadi anggota DPRD, tentu akan ikut bersamanya.
“Ini tuntutan dari semua konstituen kami, bahwa harus kembali ke rumah ini, rumah Gerindra. Tidak boleh ke mana – mana dan kita berjuang bersama membesarkan partai ini,” tegas Angelino. (MBN01).


Komentar