Kupang, NTT
Sebuah video berdurasi 24 detik viral di media sosial, Sabtu (30/1/2020). Dalam Video itu terlihat seorang pemuda dikerumuni dan dipukul anggota Satpol PP Kota Kupang hingga terjatuh.
Informasi yang dihimpun, lokasi terjadi keributan di jalan Cempaka, Kelurahan Fontein, Kota Kupang yang tak jauh dari rumah jabatan wakil gubernur NTT, nampak sekelompok anggota Satpol PP mengerumuni seorang pemuda yang tak mengenakan baju dan bercelana pendek warna hitam.
Awalnya, pemuda itu terlibat saling dorong dengan beberapa anggota Satpol PP. Tak lama kemudian, seorang anggota Satpol PP yang bertubuh tegap mengayunkan beberapa pukulan ke wajah pemuda itu.
Akibat pukulan, pemuda itu pun terjatuh tak berdaya di atas aspal. Ia nampak lemas dan terbaring beberapa detik di aspal sebelum diangkat rekannya.
“Lu mau coba beta, lu mau coba beta,” teriak anggota Satpol PP usai memukul jatuh pemuda itu.
Belum diketahui pasti penyebab perkelahian itu. Namun, informasi yang dihimpun, pemuda yang terkena pukulan itu bernama, Rony Djara.
Video itu dibagi ke grup facebook, Jefri Riwu Kore/Wali Kota Kupang oleh akun facebook, RDj RidonDjula.
“Yth bpk. Walikota Kupang….ada salah satu warga bpk di Kelurahan Fontein yg dianiaya oleh pamong bpk…..terlepas dari warga bpk ini mungkin salah atau mungkin melakukan tindakan yg kurang terpuji namun apa yg dilakukan oknum pamong bpk sangatlah tdk terpuji sbg seorang pamong. Demikian utk bpk ketahui….Akun FB saya jelas bukan akun palsu”
Postingan ini pun menuai berbagai komentar dari netizen. Ada yang mendukung Satpol PP dan ada juga yang mengutuk aksi kekerasan itu.
Dalam komentarnya, akun Neli Neli meminta kasus itu diselesaikan secara hukum.
“Negara kita negara hukum, yang salah di proses hukum dan jangan main hukum rimba.. Pak Walikota harus ambil tindakan tegas dan diproses sesuai aturan yang berlaku. Ini ke ada tarung di ajang Ufc/Mma,” ujar Beli Neli.
“Pol PP mungkn emosi karena shu cape patroli,si korban mungkn melawan akhirnya terjadilah pemukulan tersebut.
Mau kash salah pol PP jhu itu tugasnya untuk menertibkan kan katong masyarakat,mau kash salah korban jhu, dia shu kena pukul.
Semoga urusanx berakhir damai,” komentar akun Maksi Derens Tokael.
Berbeda lagi dengan komentar akun Jeremi Chindy. Ia meminta anggota Satpol PP yang melakukan pemukulan
dipecat.
“Ini tolong ditindak lanjuti, kalau bisa dipecat saja,” katanya.
Hingga kini, identitas Satpol PP yang memukul pemuda itu belum diketahui. Sementara Kasat Pol PP Kota Kupang, Dany Zakarias yang dikonfirmasi melalui telepon, tidak merespon pertanyaan wartawan. (MBN01/DT)


Komentar