oleh

Terendus Aroma Korupsi, Jaksa Mulai Pulbaket Proyek Taman Boulevard El Tari Kupang

Kupang, NTT

Tim menyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) proyek pekerjaan pengadaan tanaman pada boulevard sepanjang jalan El Tari dan jalan Adi Sucipto tahun anggaran 2020, karena diduga syarat korupsi.

Informasi yang berhasil dihimpun di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang menyebutkan, proyek pekerjaan pengadaan tanaman pada boulevard di Dinas Kebersihan Kota Kupang ini bernilai Rp. 500 juta.

Proses pekerjaan pengadaan tanaman boulevard di jalan El Tari dan Jalan Adi Sucipto Penfui dikerjakan sejak bulan Maret 2020 hingga bulan Juni dengan masa pemeliharaan berakhir pada bulan September 2020 lalu.

Namun, ironisnya hingga tahun 2021, proyek ini masih dilakukan pengerjaan, padahal masa kontrak sudah berakhir di tahun 2020 lalu.

Terpantau, sejumlah pekerja masih melakukan pekerjaan pengadaan tanaman boulevard di jalan El Tari Kupang dengan melakukan penanaman rumput hias di sepanjang jalan El Tari.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Oder Max Sombu, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pulbaket terkait proyek pekerjaan taman di jalan El Tari Kupang dan jalan Adi Sucipto Penfui.

“Iya benar. Kami sementara lakukan pengumpulan bahan dan keterangan soal proyek pekerjaan taman di jalan El Tari Kupang dan jalan Adi Sucipto Penfui,” katanya, Kamis (21/1/2021). (MBN01/DT)

Komentar