5 Program Unggulan Paket HARMONI Siap Tuntaskan Masalah Human Trafficking

1
287

Metrobuananews.com | TTU – Calon Gubernur NTT,  Benny K Harman,  siap menyelesaikan persoalan human trafficking dengan 5 program unggulan pro rakyat yang disiapkan paket Harmoni.

Pernyataan tersebut disampaikan cagub Benny Harman saat menggelar kampanye dialogis di kabupaten Timor Tengah Utara,  Minggu (7/4/2018).

Dikatakan calon gubernur nomor 3 itu, untuk mengatasi kejahatan kemanusiaan tersebut tidak cukup dengan memberantas para mafia human trafficking.

Menurutnya, untuk menyelesaikan masalah human trafficking harus mengatasi akar persoalannya, yakni mengapa masyarakat mudah untuk dijadikan objek human trafficking.

“Banyak faktor penyebab terjadinya masalah human trafficking tetapi semuanya bermuara pada masalah kemiskinan, realita yang terjadi selama ini bahwa masyarakat yang terjebak kasus human trafficking pada umumnya relative miskin”, ungkap BKH.

Karena itu, cagub Benny K Harman memastikan,  dengan 5 program unggulan pro rakyat paket Harmoni mampu menyelesaikan pemicu terjadinya kasus human trafficking.

Selain itu,  paket Harmoni menyiapkan langkah – langkah strategis untuk mengatasi dan menangani setiap persoalan human trafficking yang mengancam masyarakat NTT.

“Kami akan bekerja sama dengan Desa/lurah untuk mencatat para anggkatan kerja kemudian mereka dilatih di BLK. Kita tidak melarang orang untuk bekerja di dalam atau luar negeri tetapi pastikan semua angkatn kerja sudah trampil sebelum dipekerjakan. Semua PJTKI ditegaskan untuk tidak menerima calon tenaga kerja yang tidak memiliki sertifikat dar BLK”, Jelas BKH.

Selanjutnya, kata Dia,  pemerintah menyiapkan hotline untuk mengontrol setiap kasus yang terjadi serta menyiapkan bantuan hukum bagi masyarakat yang terjebak masalah ketenagakerjaan.

“Jika saya gubernur, saya janji tidak akan ada human trafficking lagi”, tegas Benny K Harman.

Cagub Benny K Harman diterima dengan pengalungan selendang khas TTU

Lima (5) program unggulan,

1.Program Desa menyala berupa listrik dan jaringan telekomunikasi.

2. Pembenahan infrastruktur, jalan, jembatan, pelabuhan, dermaga, dan angkutan umum agar mendukung pemasaran hasil komoditi rakyat.

3.Membuka 100 ribu lapangan kerja untuk memgatasi kemiskinan melalui balai latihan kerja (BLK), untuk mengasah keterampilan masyarakat di setiap kab/kota untuk berwirasuha, atau berkerja disektor formal dan nonformal.

4. Akan memberikan modal usaha tanpa jaminan, mempermudah ijin usaha dan membantu pemasaran produk dari suatu usaha.

5. Memberikan beasiswa kepada siswa SMA/SMK dan Perguruan Tinggi, juga mengangkat guru honorer menjadi guru kontrak Provinsi dengan upah sesuai upah minimum regional (UMR) provinsi NTT.

 

Penulis : MBN01