Kebakaran ! ABK KMP Laka’an Sigap Padamkan Api di Kapal

1
603

Metrobuananews.com | Kupang – Sebuah kejadian menegangkan terjadi di kapal motor penyeberangan (KMP) Laka’an rute Rote Kupang,  Kamis (5/4/2018), ketika Anak buah kapal (ABK) KMP Laka’an, dengan segala kemampuan, sigap memadamkan kobaran api.

Crew kapal dengan segala perlengkapan pemadam kebakaran, langsung menyerbu sumber api dan dalam waktu singkat api berhasil pdipadamkan.

Setelah proses pemadaman selesai,  Anak buah kapal (ABK) berhamburan membagikan life jacket (baju renang – red) kepada penumpang.

Ketika semua sudah menggunakan baju renang termasuk ABK, penumpang diarahkan ke muster station.

Setibanya di muster station, kemudian penumpang diberikan arahan tentang kapan dan bagaimana cara meninggalkan kapal agar tidak membahayakan nyawa.

Penumpang juga dibekali dengan pemahaman tentang sebuah alat yang bisa digunakan penumpang saat berada di laut, yakni Life raft.

“Di dalam life raft ini ada obat-obatan, makanan, dan alat pancing yang bisa bapak ibu gunakan saat berada dilaut atau sebelum ditemukan tim penolong”,  kata Mualim II, I Ereson Seubelan, kepada penumpang.

Setelah menjelaskan semua hal tentang cara meninggalkan kapal saat darurat,  simulasi tersebut diakhiri dengan foto bersama.

Yolinda Mooy

Yolina Mooy, salah seorang penumpang mengatakan,  kegiatan tersebut sangat bagus karena dapat memberikan pemahaman kepada penumpang sehingga tidak panik saat terjadi kecelakaan di laut.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus, karena jika ada kecelakaan kapal penumpang sudah paham tentang, cara menggunakan peralatan keselamatan yang disiapkan di kapal”, kata Yolinda mengurai senyum.

Hal senada disampaikan Nona Malelak, bahwa simulasi yang dilaksanakan bagus,  dimana penumpang diberi pemahaman tentang cara menyikapi situasi darurat di Kapal.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya, awalnya sempat takut tetapi ternyata bagus sekali kegiatan ini,  jika terhadi kebakaran atau situasi darurat lainnya penumpang tidak panik”, ujar Nona.

Capten Arif pose bersama crew kapal Laka, an di anjungan kapal

Kapten kapal Laka’an, Capt. Arif Akbar, M. Mar, usai simulasi,  kepada awak media, Kamis (5/4/2018) mengatakan, simulasi tentang meninggalkan kapal dilaksanakan satu kali setiap bulan.

“Kita gelar kegiatan ini supaya pada saat terjadi keadaan darurat,  penumpang tidak panik, sudah tau cara-caranya, harus dari mana kemana kalau situasi darurat”, Jelas Arif.

Dia mengatakan, jika terjadi kecelakaan kapal,  penumpang diharapkan untuk tidak berpencar agar memudahkan tim penyelamat.

“Kapal ini dilengkapi dengan 12 life rab dengan kapasitas masing – masing 25 orang, saat meninggalkan kapal penumpang diharapkan menggunakan pakaian agak tebal agar bsa bertahan di laut”, urai Capt. Arif.

Capt. Arif menjelaskan, KMP Laka’an  memiliki 22 awak dengan kemampuan dan kompetensi sesuai standard yang ditetapkan.

“Seluruh ABK di sini sudah memiliki sertifikat kompetensi sesuai aturan keselamatan dan standar keselamatan yang ditetapkan”, ujar Capt. Arif.

Lebih lanjut capt. Arif mengatakan, penumpang harus terus diberikan pemahaman tentang cara menyelamatkan diri saat keadaan darurat di kapal karena tidak ada yang tahu kapan situasi darurat akan terjadi. (MBN01)