oleh

44 Tahun Berkarya, Jamsostek Bikin “Katong” Nyaman

Kupang, NTT

Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan kenyamanan tersendiri bagi para pekerja, baik di bidang pemerintahan maupun non aparatur sipil negara (ASN).

Kenyamanan yang dimaksud yakni, Pertama, BPJS Ketenagakerjaan merupakan solusi jaminan kerja terbaik bagi para pekerja di Indonesia.

Sebagai contoh, Nando Malelak, seorang pekerja swasta di Kota Kupang, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas layanan BPJS Ketenagakerjaan.

“Pokoknya Jamsostek bikin katong (kita, red) nyaman,” ungkap Nando kepada wartawan, Sabtu (4/12/2021).

Sebagai collector di perusahaan tempat Ia bekerja, dia sangat membutuhkan proteksi terhadap dirinya, dan menurut Nando, BPJS Ketenakerjaan memberikan solusi.

“Saya pernah celaka (Laka Lantas) lalu dibawa ke Rumah Sakit, semua biaya ditanggung BPJS Ketenakerjaan. Saya tidak keluarkan biaya sepeser pun,” akunya.

Bahkan menurut Nando, saat pandemi Covid-19 menghantam, BPJS Ketenakerjaan memberikan relaksasi pembayaran iuran.

“Kita juga ada jaminan hari tua. Semacam dana pensiun begitu, jadi kita kerja saja, tidak perlu pikiran karena semua sudah ditanggung Jamsostek,” ungkapnya.

Kedua, BPJS Ketenagakerjaan sangat adaptif dengan setiap situasi yang dihadapi para pekerja.

Senada, dengan Nando, Astuti, mengatakan, Jamsostek tidak kaku, tetapi mudah menyesuaikan dengan keadaan.

Saat masa sulit di era pandemi, Jamsostek memberi kelonggaran dalam membayar iuran. Hal ini sangat membantu.

Menurutnya, menjadi peserta Jamsostek sangat berbeda dengan perusahaan asuransi lainnya.

“Kita bisa klaim kapan saja. Urusannya mudah. Saya cuma mengajukan klaim dengan persyaratan yang diminta oleh Jamsostek, uang langsung masuk ke rekening,” jelas Astuti.

“Dan pula, waktu saya berhenti kerja di tempat kerja saya yang lama, saya lanjutkan di tempat kerja yang baru. Itu pun tidak dipersulit sama sekali,” imbuhnya.

Apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan

Berkenaan dengan HUT ke 44, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan perusahaan yang tertib memberikan program jaminan sosial kepada para pekerjanya. Penghargaan tersebut dikemas dalam acara Paritrana Award 2021.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang NTT, Christian Natanel Sianturi, mengatakan kegiatan digelar untuk memotivasi para kepala daerah dan para pemimpin perusahaan agar lebih intens memberikan perlindungan kepada para pekerja.

“Patriana Award dilakukan dengan penilaian yang ketat, dari tingkat nasional hingga daerah,” jelasnya.
Sementara untuk para pekerja yang rentan, Christian menjelaskan, saat ini BPJS sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan bagi mereka.

Hingga saat ini, lanjut Christian, BPJS Ketenagakerjaaan masih menjalankan program yang adaptif seperti jaminan kecelakaan, kematian dan hari tua, serta pensiun.

“Ada satu program baru yakni jaminan kehilangan pekerjaan,” terangnya.
Program ini, kata Christian, menyasar para pekerja yang mendapat PHK , kemudian diakomodir dalam jaminan kehilangan pekerjaan.

“Konsepnya, jaminan diberikan melalui pelatihan, uang tunai dan informasi pasar,” ujarnya.

Christian menuturkan, di masa pandemi, program Jamsotek sangat bermanfaat bagi para pekerja. Pasalnya, banyak pekerja kehilangan pekerjaan akibat perusahaan tidak mampu membiayai. Dengan demikian, Jamsotek hadir dengan program jaminan kehilangan pekerjaan. (Nyongky)

Komentar

Berita Terkait