TTS, NTT
Yahya Kleing (35) warga RT/RW 005/003,Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), harus terbaring lemah di atas meja operasi, lantaran dikeroyok dan dipanah, ketika hendak memgantar penumpangnya ke gereja Imanuel Oenali, Sabtu (15/5/2021).
Saat ditemui di RSUD Soe di ruang Mawar 19/05/2021, Yahnya manyampaikan kajadian nahas yang menimpanya terjadi ketika Ia hendak mengantar penumpang ke gereja Imenuel Oenali.
“Setiba di depan Pertamina tiba-tiba datang GL dengan EL langsung tendang saya di atas motor hingga saya jatuh” ungkap Yahya
Selain kedua pelaku, teman – teman GL dan EL juga ikut mengeroyok korban. Beruntung ada berberapa orang di sekitar TKP datang dan melerai.
“Saya bangun lari pulang kasih tau keluarga, sementara dalam perjalanan datanglah GL dan EL, lalu memanah saya di pinggang sebelah kanan saya,” katanya.
Lebih lanjut Yahya menjelaskan, dalam kondisi sempoyongan dan berlumuran darah, seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor yang kebetulan melintas menolongnya.
Pemuda itu, lanjut Yahya, memboncengnya dan mengantarnya kembali ke rumahnya. Yahya lalu diantar saudaranya ke Polres TTS untuk membuat laporan polisi.
Setelah melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polres TTS dengan nomor: LP/118/V/2021/Res TTS, tanggal 15 Mei 2021, polisi meminta Yahya untuk menuju RSUD SoE, agar mendapatkan penanganan medis.
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka Bahtera saat di konfirmasi di ruang kerjanya, hari Rabu tanggal 19/05/2021, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Kami di Polres TTS sudah menerima loparan dari korban dan sementara kami masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Iptu Hendricka.
Menurut Iptu Hendricka, pihaknya baru mengambil keterangan awal dari ayah korban yang melaporkan kejadian tersebut.
“Sementara ini kami kumpulkan bukti-bukti untuk mengamankan pelaku, dan korban sementara rawat di RSUD SoE jadi belum bisa mengambil keterangannya,” tutup Kasat Reskrim Pokres TTS.
Laporan : Daud Nubatonis (Kontributor MBN TTS)


Komentar