oleh

Pintu Masuk Kabupaten TTS Diperketat Jelang Idul Fitri

Kupang, NTT

Pintu masuk Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di Kecamatan Batu Putih, dijaga ketat oleh aparat menjelang hari raya Lebaran, dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Hal ini dilakukan demi menindaklanjuti instruksi Presiden dalam rangkah peniadaan mudik Lebaran tahun ini.

“Kami di sini hanya tidaklanjuti saja. Tugas kami memastikan bahwa orang yang masuk wilayah TTS itu harus menunjukan hasil Repid Test atau sertifikat vaksinasi,” kata Kepala Puskesmas Batu Putih, Apnel Y. Tode, kepada www.Metrobuananews.com, Senin (10/5/2021).

Apnel menerangkan, masyarakat atau pemudik yang melintas harus menunjukkan hasil Repid Test/Antigen yang masa berlakunya tidak boleh lebih dari 24 jam.

Jika pelintas tidak mengantongi hasil Rapid Antigen tersebut, maka mereka diminta untuk pulang.

“Kami juga telah menyiapkan Repid Test gratis di sini bagi pemudik yang belum atau masa berlaku Rapid Antigennya telah selesai. Selain hasil Rapid Antigen, pelintas juga bisa menunjukkan sertifikat vaksinasi,” ungkapnya.

Setelah dirapid dan hasilnya negatif, imbuhnya, maka pelintas bisa melanjutkan perjalanan. Namun kalau hasilnya positif dan tanpa gejala, maka pihak puskesmas akan memfasilitasi pelintas tersebut untuk pulang dan melakukan isolasi mandiri.

Dirinya sangat berharap agar setiap pelintas atau warga bisa bekerja sama sehingga penyebaran Covid-19 ini bisa diminimalisir.

Sementara itu, Perwira Pengamanan (Pawas) Merten Tefa, yang dijumpai di lokasi penjagaan mengatakan, masyarakat yang mau bepergian dari Kabupaten TTS atau dari luar Kabupaten TTS harus mengetes suhu, menunjukan KTP dan Rapid Test.

“Masyarakat yang bepergian ke Kupang boleh-boleh saja, tapi kita harus mengejak baik-baik. Jangan sampai ada kepentingan lain untuk ke luar NTT. Kita mewaspadai itu,” ungkapnya.

Marten Tefa juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memakai masker.

“Kita bepergian dan menaati prokes, supaya wilayah kita terhindar dari penyebaran Covid-19,” harapnya.

Pantauan media ini, sejumlah pelintas diminta pulang karena tidak membawa hasil rapid test.

Laporan : Daud Nubatonis (Kontributor MBN TTS)

Komentar