oleh

Tembok Penahan Kali Cina Tondao Hancur Diterjang Banjir, DPRD Minta Dinas Teknis Responsif

Rote Ndao, NTT

Tembok penahan kali Cina di Tondao, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao hancur diterjang bajir akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rote Ndao beberpa hari terakhir.

Banjir yang melanda wilayah ini tergolong cukup besar sehingga selain tembok penahan sekitar 100 meter ambruk, juga dasar kali digerus hingga makin dalam dan lebar.

Menyikapi kondisi yang cukup memprihatinkan itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, kepada awak media, Rabu (20/1/2021) meminta dinas teknis agar lebih responsif dan bergerak cepat mengatasi bencana tersebut.

“Saya sudah liat di media sosial facebook, dan seharusnya Pemda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas PU segera turun ke lokasi, untuk mengecek dampak becana sehingga bisa segera ditanggulangi”, tegas Paulus Henuk.

“Kalau memang akibat bencana alam maka harus segera ditindaklanjuti karena di tahun anggaran 2021 ada sekitar Rp6 Miliyard lebih dana yang dialokasikan untuk BPBD”, imbuh Paulus.

Sementara itu, Tenny Dolok, seorang warga yang terdampak bencana, meminta pemerintah segera turun ke lokasi bencana agar bisa secepatnya menangani kerusakan tersebut.

“Kalau dibiarkan maka bisa saja jembatan Tondao ikut ambruk kalau curah hujan terus tinggi”, ungkap Tenny.

Dia meminta pemerintah segera menindaklanjuti dengan dana tanggap bencana karena jika dibiarkan bisa berdampak pada rumah penduduk yang ada di sekitar lokasi Kali Cina. (Mekris Ruy)

Baca Juga:  Cegah Corona Masuk Rote, Bupati Larang Warga Bepergian ke Luar Daerah

Komentar