by

Legislator Rote Ndao Asal PKS Bantah Tolak Tes Suhu

Kupang, NTT

Anggota DPRD (Legislator) kabupaten Rote Ndao, NTT, Achyar Machmud membantah kalau dirinya menolak tes suhu tubuh dan marahi petugas Masjid, saat shalat jumat 12 Juni 2020 silam.
Dalam hak jawab yang diterima media ini, Senin (29/6/2020) petang, Legislator asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu bahkan menyebut pernyataan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Rote Ndao dan Ketua Remaja Masjid (Remas) dalam berita yang dilansir media ini pada Sabtu, 13 Juni 2020, tidak benar.

Menurutnya, pada saat dirinya mengikuti shalat jumat di Masjid Al Ikhwan Ba’a, sekira pukul 11.45 Wita, dirinya mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19. Dia mengaku tidak keberatan untuk dites suhu tubuhnya, serta tidak ada tindakan serta perkataan yang terkesan marah.

“Saat itu saya mengikuti arahan dari petugas Remaja Masjid (Remas) yang sedang bertugas mengecek suhu tubuh setiap Jamaah yang hendak mengikuti Shalat Jumat,” tulis Achyar.

Achyar juga mengaku telah meminta penjelasan dari Ketua MUI Rote Ndao, Ahmad Koso dan Ketua Remaja Masjid Al Ikhwan Ba’a, Umar Farut. Keduanya menegaskan bahwa tidak ada kejadian seperti yang dilansir media ini.

“Tidak ada tindakan seperti yang dimaksudkan sesuai dengan judul dan isi pemberitaan tersebut. Para Jamaah yang hadir tidak ada yang keberatan temasuk saya. Semuanya mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-l9,” tulis Achyar dalam kalrifikasi yang di kirimi ke redaksi media ini.

Bahkn Ia melampirkan pernyataan ketua remaja masjid bermaterai 6000. Ironisnya pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan hasil wawancara di dalam rekaman yang masih tersimpan hingga saat ini. (tim)

Comment

Berita Terkait