by

Rasio Kecukupan Modal Bank NTT Terjaga, Likuiditas Aman

Kupang, NTT

Rasio permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT hingga April 2020aaih berada dalam kategori aman.

“Bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank NTT masih terjaga dengan baik per akhir April yaitu sebesar 20,73%”, demikian disampaikan Plt. Dirut Bank NTT, Alexander Riwu Kaho, saat rapat dengar pendapat dengan komisi III DPRD NTT.

Lebih lanjut dijelaskan, Bank NTT dengan profil Risiko Composite 3 CAR minimal yang harus dibentuk yaitu 11% berarti masih terdapat 9.73% modal yang dapat mencover resiko yang ada. Dengan demikian, Likuiditas Bank NTT masih aman.

Untuk menjaga likuiditas, Bank NTT meluncurkan sebuah sistem baru berbasis online yang digunakan untuk memproses loan, saving, customer information file, hingga berbagai layanan perbankan lainnya yang disebut Core Banking System bertajuk P24.

“11 Mei 2020 Bank NTT masuk fase baru, di mana P24 mulai dioperasikan. Walaupun dalam kondisi sulit akibat Covid 19, kami berani pastikan kondisi likuiditas Bank NTT masih”, tegas Alex Riwu Kaho, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, tujuan dari perubahan sistem ini adalah untuk meningkatkan pelayanan Bank NTT, terutama dalam hal birokrasi dan tata kelola, untuk mempersiapkan Bank NTT menjadi Bank devisa.

Hal lain yang dilalukan direksi guna mempertahankan eksistensi Bank NTT yakni dengan membangun sinergitas yang menyeluruh antara pemberian kredit sebagai Risk Taking Unit dan fungsi Second Line of Defence dari Manajemen Risiko dan Kepatuhan serta Divisi Pengawasan dan SKAI sebagai Third Line of Defence.

Terkait kredit bermasalah di Bank NTT, sesuai rekomendasi RUPS Luar Biasa telah dilakukan upaya-upaya nyata penurunan NPL dengan langkah-langkah penyelesaian NPL yang terukur sehingga adanya penurunan Rasio NPL dari bulan April 2020 ke Bulan Mei 2020 NPL mengalami Penurunan dan Ratio dari 4,34% menjadi 4,21%.

Dari upaya penagihan oleh Bank telah berhasil tertagih kurang lebih Rp25.264.236.096. (MBN01)

Comment