by

Beraroma KKN, Kades Nusakdale Diminta ‘Cabut’ BLT Anaknya yang Masih Jomblo

Rote Ndao, NTT

Dugaan “praktek kotor” yang dilakukan kepala desa Nusakdale bersama perangkat desa yang bertugas melakukan verifikasi data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) mendapat perhatian serius dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Rote Ndao, Yames Therik.

Setelah mendapatkan informasi tentang kejanggalan dalam pendataan yang beraroma Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), Yames Therik dengan tegas memerintahkan agar Kepala Desa Nusakdale segera melakukan pertemuan dengan Badan Permusyawaratan Desa untuk memcabut anaknya sebagai penerima BLT.

“Saya dan pak camat sepakat untuk menyampaikan kepada kepala desa untuk membuat musyawarah desa bersama BPD untuk keluarkan anaknya dari penerima BLT dan menyetor kembali Dana BLT yang sudah diterima”, jelas Kadis PMD.

Keputusan tersebut bukan tanpa dasar, sebab, menurut Yames Therik, setelah ditelusuri, Penerima BLT atas nama Carlos Oly, belum mandiri sebagai kepala keluarga, kendati sudah memiliki KK yang dibuat oleh bapaknya Jostan Oly (Kepala Desa).

“Dia (Carlos) punya Kartu Keluarga benar, tetapi dia masih ada di dalam rumah satu atap dengan pak kades dan dia tidak punya tanggungan keluarga, dia masih makan di tanggungannya pak kades, karena itu kami sepakat untuk BLT tersebut dialihkan kepada yang lebih layak menerima”, ungkap Yames. (MBN01)

Comment

Berita Terkait