Cagub NTT Benny K Harman Dirindukan Hingga Pelosok NTT

0
328

Metrobuananews.com | Borong – Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai dari Kota hingga ke pelosok, ternyata diam – diam menyimpan kerinduan yang besar kepada Calon Gubernur NTT 2018, Benny K Harman, kendati ada yang enggan mengatakannya atau sengaja membenci.

Mungkin benar sebuah ungkapan usang mengatakan benci itu benar-benar cinta.

Kerinduan terhadap sosok sederhana asal pulau Flores, kelahiran Manggarai itu semakin terasa ketika langkah Marianus Sae (MS) harus terhenti lantaran diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

Peta kekuatan politik berubah drastis. Benny K Harman menjadi satu-satunya calon Gubernur dari pulau dengan sebutan Nusa Bunga itu.

Suasana kerinduan begitu terasa saat pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur NTT, Benny K Harman dan Benny A Litelnoni melakukan safari politik di pulau Flores, yakni diawali dari Kabupaten Manggarai Barat, menuju Flores Timur.

Tak segan – segan warga menghentikan mobil yang ditumpangi Paslon nomor urut Tiga itu, sekadar memberi salam dan melepas rindu.

Desa Wela Lada, Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur misalnya, Warga berbondong – bondong ke jalan menunggu mobil yang ditumpangi Calon Gubernur Benny K. Harman dan Benny Litelnoni (HARMONI). Ketika mobil hendak melintas, tanpa ragu warga menghentikannya.

“Kami dengar rombongan Harmoni lewat di jalan ini, jadi kami sepakat untuk tunggu di sini. Kami warga kampung ini sangat rindu bertemu pa Benny Harman. Selama ini kami hanya lihat beliau di layar televisi saja”, ungkap Magdalena, Warga setempat kepada awak media, Rabu (21/2/2018).

Dia meyakini, pasca OTT terhadap MS, saat ini Cagub Benny K Harman memiliki peluang yang lebih besar ketimbang Paslon lainnya, karena merupakan satu-satunya Cagub dari daratan Flores.

“Ini memang bukan pemilihan kepala suku, saatnya kami memilih Gubernur yang kami rindukan yakni pa Benny Harman”, tegas Magdalena diamini warga lainnya.

Melihat antusias warga yang semakin berjubel, Cagub Benny K Harman, nampak terharu. Dengan terbata-bata Dia menyampaikan permohonan maaf karena dibatasi oleh waktu kampanye yang diatur Komisi Pemilihan Umum (KPU), sehingga tidak bisa menjangkau semua desa

“Saya tidak bisa menjangkau semua desa untuk bertemu masyarakat, tetapi hati saya untuk semua masyrakat di desa. Saya berterima kasih kepada ‘Ende Ema’ (Bapak Ibu – red) yang sudah menuggu saya disini”, katanya.

Kendati hanya sekejap, tetapi pertemuan penuh keakraban dengan masyarakat itu sangat berkesan. Usai melepas rindu dengan bersalaman, cagub-cawagub paket HARMONI itu melanjutkan safari politiknya. (MBN01)