oleh

PT Surya Pertiwi Agrojaya Kembangkan Usaha Kopra Putih di Flores Timur

Larantuka, NTT

PT. Surya Pertiwi Agrojaya didirikan sebagai suatu perusahaan pada tahun 2021, namun usaha ini telah dimulai dari sejak tahun 2014. Para pendiri perusahaan ini selalu menanamkan semangat dan jiwanya untuk membangun pondasi usaha dan kemasyarakatan yang bersifat inovatif dan inklusif secara sosial bagi kemajuan bisnis dan masyarakat yang berada di sekitarnya.

Owner juga CEO Direktur Utama, PT Surya Pertiwi Agrojaya, Rikardus Umbu mengatakan, PT. Surya Pertiwi Agrojaya mulai mengembangkan unit usahanya di wilayah Larantuka, Kabupaten Flores Timur sejak pertengahan tahun 2021. Hal ini didorong oleh keinginan untuk membantu masyarakat dalam memperbaiki kemampuan ekonominya dalam menghadapi krisis akibat pandemic covid-19.

“Tujuan saya mengembangkan usaha di Flotim hanya untuk memajukan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Apalagi Flotim punya sumber daya alam yang cukup melimpah khususnya kelapa,” ujarnya kepada wartawan, Minggu 10 Oktober 2021.

Ia mengatakan, usahanya ini memperkenalkan pengolahan kelapa dalam bentuk kopra putih dan berbagai macam turunannya yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi komoditi kelapa khususnya kopra. Apabila, selama ini para petani hanya mengolah hasil panennya dalam bentuk kopra hitam yang harganya cenderung berfluktuasi tidak menentu, bahkan seringkali harga jatuh dan petani dirugikan, maka melalui usaha kopra putih ini akan menberikan jaminan kestabilan harga buah kelapa glondongan, tetap dan cendrung naik.

“Target saya, semua unsur masyarakat yang terlibat dalam usaha kopra putih dapat meningkatkan taraf hidupnya,” katanya.

Menurut dia, tujuan kehadiran PT Surya Pertiwi Agrojaya adalah membangun jaringan agribisnis skala nasional maupun internasinal, mempromosikan, memasarkan, dan menjualkan produk agribisnis Flotim.

“Dalam jangka pajang, mendirikan sarana pameran, promosi, penjualan, penyimpanan dan distribusi, memaksimalkan penyerapan produk agribisnis melalui aplikasi, website, mengembangkan potensi agribisnis Flotim, menciptakan transaksi yang aman, sehat, nyaman dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kopra putih adalah produk turunan dari komoditi kelapa yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan kopra dengan warna putih bersih dengan tingkat kekeringan yang tinggi. Kopra putih yang dikembangkan untuk saat ini adalah jenis edible dan regular yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding harga kopra hitam. Selain kopra, limbah sisa produksi kopra putih juga dimanfaatkan untuk diolah sebagai arang karbon.

Ia berharap, melalui usaha kemitraan antara Surya Pertiwi Agrojaya dan para petani kelapa, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kabupaten Flores Timur dan sekitarnya sehingga mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi daerah menjadi lebih baik. (*)

Komentar

Berita Terkait