oleh

Peringati Hari Tani dan HUT ke 7, Gerbang Tani NTT Bagi Bibit ke Petani

Kupang, NTT

Hari Tani Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 April, berkenaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani). Hal ini dimaknai DPW Gerbang Tani NTT sebagai momentum berbagi dengan petani.

Ketua Gerbang Tani NTT, Vincent Mone, kepada awak media, Jumat, (24/9/2021) menjelaskan, kendati Gerbang Tani merupakan organisasi sayap PKB, namun Gerbang Tani fokus pada kegiatan humanis dan pelayanan kepada para petani.

“Kami Gerbang Tani NTT berupaya membantu para petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi mereka (Petani) dengan berbagai kegiatan pemberdayaan,” jelas Vincent.

Ketua Gerbang Tani NTT yang juga merupakan mantan wartawan itu, mengatakan, kegiatan pemberdayaan yang dilakukan seperti pembagian bibit sayur dan pupuk bertujuan untuk meringankan beban petani.

“Kami bantu 3 kelompok tani di Kota Kupang dengan bibit sayur dan pupuk. Kami berharap bantuan ini bisa memberi dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi mereka,” kata Vincent.

Lebih lanjut desainer muda berbakat itu menegaskan, sebagai organisasi yang bergerak di bidang pertanian, pihaknya akan terus melakukan langkah konkrit untuk membangun kembali ekonomi petani yang hancur akibat pandemi COVID-19.

“Persoalan mendasar yang dihadapi petani yakni air dan alat pertanian. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi petani,” katanya.

Selain kegiatan pemberdayaan, menurut Vincent, Gerbang Tani NTT juga berbagi kasih dengan anak yatim di panti asuhan.

“Kami ambil sayur dari kelompok tani binaan kami di manulai 2, kemudian sayuran itu kami bagikan ke beberapa panti asuhan di kota Kupang,” kata Vincent.

“Kegiatan ini bertujuan untuk saling menopang di tengah pandemi yang masih ada. Khusus anak – anak panti,” imbuhnya.

Baca Juga:  Gerbang Tani NTT Kecam Rencana Pemerintah Import Beras

Sementara itu, salah satu anggota kelompok tani Kelurahan Naimata, Osni Lakat, memyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gerbang Tani NTT yang peduli terhadap nasib petani.

“Terima kasih sudah bagi bibit dan pupuk untuk kami,” ujar Osni.

Menurut Osni, kendala utama yang mereka hadapi adalah alat pertanian dan ketersediaan air.

“Selama ini kami tarik air manual dari sumur, kami berharap pemerintah bisa bantu kami mesin pompa air,” pintanya.

Terpisah, kepala susteran Alma, Suster Erika, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Gerbang Tani terhadap anak – anak panti.

“Terima kasih untuk bantuannya, ini sangat bermanfaat buat anak – anak panti,” ungkap Suster Erika.

Anak – anak panti yang disasar kali ini tersebar di 4 panti asuhan, yakni panti asuhan Puri bunda, Sonaf Maneka dan susteran Alma. (MBN01)

Komentar

Berita Terkait