oleh

SMPN 3 SoE Gelar MPLS Gunakan Sistem Shift

TTS, NTT

SMP N 3 SoE menggelar kegiatan masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi 280 siswa dengan menggunakan sistem sift. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar, mengingat pandemi COVID-19 kian meningkat.

“Kita bagi dalam tiga shift. Setiap shift diberikan waktu 1 jam. Jadi setelah itu siswa yang sudah mengikuti MPLS langsung pulang,” ujar Kepala SMPN 3 SoE, Daud Bessie, S.Pd, diruang kerjanya Selesa, (13/7/2021).

Daud menjelaskan, pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA untuk shift pertama, dilanjutkan shift kedua pukul 09.00 Wita dan shift ketiga pukul 10.00 Wita.

“Para siswa dibagi dalam 10 ruang sehingga jarak duduk pun bisa diatur. Selain itu, pihak sekolah juga menyediakan handsanitizer juga tempat cuci tangan. Siswa diwajibkan untuk tetap menggunakan masker,” jelas Daud.

Lebih lanjut dijelaskan, terdapat 8 materi yang akan dipelajari dalam masa MPLS yakni pengenalan kurikulum, Wawasan Wiyata Mandala, Tata Krama Siswa, Pendidikan Karakter, Cara Belajar Efektif, Wawasan Kebangsaan, Pengenalan Pramuka dan yang terakhir Pembinaan mental dan Agama di sekolah.

“Ini sangat penting untuk dipahami siswa-siswi baru, terutama terkait kurikulum yang diterapkan Sekolah,” jelas Daud.

Menurut Daud, belajar tatap muka ini hanya berlaku untuk MPLS, namun saat proses KBM berlangsung, siswa – siswi akan belajar dari rumah (BDR). Untuk saat ini semua siswa kelas VIII dan IX tetap belajar dari rumah.

“Kita menggunakan dua metode yakni daring dan luring, karena tidak semua siswa punya fasilitas untuk mengikuti pembelajaran secara online,” jelasnya.

Terkait target penerimaan siswa baru, Daud mengakui bahwa kuota yang tersedia tak terpenuhi. “Dari kuota 320 siswa yang disediakan, sampai pendaftaran ulang, hanya 280 siswa saja,” terangnya.

Ia menilai hal itu akibat dari sistem zonasi yang diterapkan ditambah sistem pendaftaran online yang diterapkan Sekolah tahun ini.

“Sebelumnya kita terima pendaftaran offline, tahun ini kita manfaatkan website Sekolah untuk pendaftaran online. Ini cukup berpengaruh, karena tidak semua orang tua bisa melakukan pendaftaran online,” tutupnya.

Laporan : Daud Nubatonis (Kontributor MBN TTS)

Komentar

Berita Terkait