oleh

Soal Dokumen Antigen Palsu, Netizen : Cukup Dibina Saja, Mungkin Dia Berkreasi Dalam Himpitan Ekonomi

Kupang, NTT

Terkait oknum mahasiswa AT yang diamankan di pelabuhan Tenau Kupang, Senin (5/7/2021), karena ketahuan menggunakan dokumen rapid Antigen palsu, mendapat beragam reaksi dari netizen.

Ada yang menyalahkan mahasiswa tersebut, tapi ada juga yang prihatin melihat kebijakan pemerintah terkait kewajiban menggunakan dokumen hasil rapid Antigen saat bepergian atau melakukan perjalan memggunakan moda transportasi laut dan udara.

Akun facebook Bruce Nitte, dalam postingannya saat membagikan berita soal mahasiswa yang diamankan, menulis bahwa pihaknya juga tidak membenarkan perbuatan memalsukan dokumen rapid Antigen.

Namun menurutnya, kemungkinan apa yang dilakukan hanyalah sebuah upaya di tengah keterbatasan ekonomi akibat pandemi.

“Cukup dibina saja! saya juga tidak membenarkannya ..Mungkin ia hanya mencoba berkreasi di dalam keadaan yg serba sulit ditengah himpitan ekonomi,” tulis Bruce.

“Ia juga tidak merugikan banyak atau berniat membunuh banyak orang !! seperti koruptor atau penjahat medik dan farmasi yg mendaur ulang atau memakai bekas alat rapit dan antigen para penjahat yg bermain2 dgn nyawa!! Menukar nyawa dgn bisnis tabung oxigen,” imbuhnya.

Salah satu akun facebook di group Manggarai Bebas Berpendapat, mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak mengatur soal standarisasi harga rapid Antigen yang dinilai memberatkan rakyat di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi.

“Ini semua efek krn tdk punya uang unk rapit 250 rapit heheee..kasian juga Rakyat dengan harga rapit..olee apa saran ee ..Negara apa hoo ge lawa,” tulisnya.

Sementara salah satu akun facebook di group Waingapu Fans Club meminta pihak berwajib untuk mempertimgkan pesoalan ini secara arif dan bijak.

“Ya pasti dia tdak ada uang u rapit..ktna u rapit mandiri biayanya ckup bsar. .smntra dia jg harus menyebrang mknya timbul niat buruk seperti itu… Jd pa polisi yg terhormat cba pikirkan dn prtmbngkn I mnhukum orang ini… Terima ksih,” tulis akun Thiin Thithaan. (MBN01)

Komentar

Berita Terkait