Kupang, NTT
Dibalik duka mendalam yang menyelimuti keluarga, akibat kematian almarhumah Yuliani Apriani Welkis atau Nani Welkis, ada segudang tanya yang masih menjadi misteri hingga saat ini.
Siapa sosok yang tega menghabisi putri kesayangan pasangan Andrianus Welkis dan Helena Husnawati Baba asal Desa Noelmina, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Nani mengadu nasib ke kota Kupang dengan tujuan membahagiakan kedua orangtuanya, namun akhirnya berakhir dengan kematian yang mengenaskan.
Di balik tragedi yang menyayat hati ini, ada Mr X yang diduga berperan penting dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap anak keempat dari delapan bersaudara itu.
Elias Welkis, salah satu keluarga kepada media ini, Rabu (19/5/2021) menyebut, Nani pergi ke Kota Kupang untuk bekerja karena ditawari pekerjaan oleh Mr X, seorang pria yang juga tidak dikenal keluarga.
Menurut pengakuan teman indekosnya, pada Jumat 14 Mei 2021, Nani masih menyempatkan diri untuk berbagi cerita dengan temannya yang lagi sakit, sebelum dijemput oleh seorang pria di cabang SPBU El Tari Kupang.
“Temannya sempat tanya, Nani mau ke mana? Nani bilang mau cek lokasi kerja di Osmok, dan lagi tunggu orang yang tawarkan saya kerja untuk jemput saya di cabang SPBU El Tari,” jelas Elias meniru perkataan teman Nani.
Kepergiaan Nani saat itu tidak mengundang curiga dari temannya atau pun keluarga. Namun hingga malam tiba, Nani tak kunjung pulang.
Karena kontak batin dengan putrinya, ibunda Nani sempat mencoba menelpon anaknya. Namun nomor ponsel Nani tidak dapat dihubungi lagi atau dalam keadaan tidak aktif.
“Orang tuanya masih berpikir positif, bahwa mungkin batre handphone milik putrinya mati, sehingga sementara dicas,” ucap Elias Welkis.
Keluarga kemudian menghubungi kakak perempuan dari Nani Welkis untuk menanyakan keberadaan adiknya. Namun setelah dicari di kamarnya, mereka hanya menemukan tas pakaian dan setengah karung beras yang dibawa Nani dari kampung.
Mengetahui kondisi itu, keluarga korban di Desa Noelmina langsung berkumpul untuk berembuk dan memutuskan untuk mencari Nani.
“Kami semua sangat khawatir. Jadi hari sabtu kami putuskan untuk berangkat ke Kupang untuk mencari Nani,” jelas Elias
Tiga hari setelah melakukan pencarian, Nani Welkis akhirnya ditemukan di lokasi milik PT PT. Dwimukti Graha Elektrindo pada Senin 17 Mei 2021 dalam keadaa sudah tak bernyawa.
Pihak keluarga meminta aparat kepolisian segera mencari Mr X yang menjemput Nani siang itu. Kuat dugaan Mr X terlibat dalam tragedi yang menimpa putri mereka.
Elias menduga, tawaran kerja kepada putri mereka merupakan modus penipuan dan memiliki unsur rencana untuk melakukan pemerkosaan dan pembunuhan.
“Ini hanya modus penipuan. Perlakuan pelaku sangat biadab. Sehingga kami minta polisi tegakan hukum sebaik mungkin,” tandasnya.
Paman korban, Mochtar mengatakan, kasus dugaan pembunuhan terhadap putri mereka harus cepat diselesaikan oleh pihak yang berwajib.
“Lebih cepat lebih bagus untuk selesaikan masalah ini. Kita punya anak sudah diperlakukan begitu, terus kita tinggal diam bagaimana?,” pungkasnya dengan nada kesal.
Terkait kasus tersebut, Paur Humas Polres Kupang, Aipda Lalu Rohandy Hidayat menyampaikan, kasus dugaan pembunuhan Yuliani Welkis sedang dalam proses penyelidikan.
“Sementara ini dalam proses penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Nanti kalau sudah terungkap, kita akan rilis mohon bersabar,” ujar Aipda Randy melalui pesan WhatsApp, Rabu (19/5/2021).(*KN/ MBN01)


Komentar