oleh

Bansos untuk Pemulihan Kota Kupang Diperkirakan Capai Rp37 Miliar

Kupang, NTT

Bantuan sosial (Bansos) untuk pemulihan dampak bencana siklon tropis Seroja di Kota Kupang bagi 1.580 KK yang terdampak, ditaksir mencapai Rp37 Miliar.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menyebutkan angka tersebut bisa bertambah tergantung data yang masih dihimpun oleh Camat dan Lurah di lapangan.

Pasca penetapan status darurat bencana, Selasa (6/4/2021), Wali Kota Kupang, bergerak cepat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda dan para pimpinan perangkat daerah guna mengatur langkah-langkah strategis memulihkan kondisi wilayah yang terkena dampak terjangan badai siklon tropis seroja.

Jeriko mengapresiasi TNI-Polri, PLN dan instansi lainnya yang yang telah membantu Pemkot Kupang dalam proses pemulihan pasca cuaca ekstrim akibat badai siklon seroja yang menerjang sejumlah wilayah di NTT termasuk Kota Kupang sejak Jumat tanggal 2 hingga Senin 5 April lalu.

Ia meminta jajarannya agar terus bersinergi dengan TNI-Polri dan mitra Pemkot lainnya dalam upaya memulihkan fasilitas umum dan pemukiman warga yang rusak akibat diterjang badai.

“Terus bersinergi dengan TNI-Polri dan mitra kerja kita lainnya untuk bantu pemulihan infrastruktur yang rusak,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Ia menginstruksikan agar seluruh ASN Pemkot Kupang ikut melaksanakan kegiatan kerja bhakti.

“Dari pengamatan saya, belum semua ASN terlibat. Saya memaklumi karena ada ASN terdampak akibat bencana alam. Saya minta kepedulian ASN agar terlibat dalam kerja bhakti di ruas-ruas jalan yang masih terdapat sisa-sisa pohon tumbang berserakan,” katanya.

“Kita harus menunjukkan contoh teladan kepada warga untuk bangkit, saling peduli serta gotong royong sehingga kondisi bisa segera pulih kembali. Saya minta kepedulian dimulai dari kita dulu,” pinta Jefri. (MBN01)

Komentar