oleh

Kisah Pilu Nenek di Kupang, Ratapi Nasib akibat Rumah Hancur Disapu Badai Seroja

Video

Kupang, NTT

Yana Dethan, janda lanjut usia (Lansia) yang tinggal di bantaran kali Liliba, tepatnya di RT 07, RW 03, kelurahan Liliba, kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini meratapi nasibnya yang kini tak punya rumah.

Wanita tua yang kesehariaannya sebagai pekerja serabutan itu, kini hanya bisa meratapi nasibnya karena rumah tempat Ia melindungi tubuhnya yang sudah mulai uzur hancur lebur disapu badai siklon tropis seroja pada, Senin (5/4/2021) dini hari.

Malam itu, sekira pukul 02.30 Wita, suasana begitu mencekam. Angin kencang disertai hujan deras membuat nenek Yana ketakutan.

Dia kemudian mengajak anaknya untuk berlindung ke salah satu tetangganya, lantaran takut pohon yang ada di samping rumah tumbang dan menimpa mereka.

Baru beberapa menit tiba rumah tetangga terdekat, tiba – tiba terdengar bunyi yang cukup besar.

“Ternyata pohon kapuk di samping rumah yang roboh dan rumah saya hancur,” ujar nenek Yana berurai air mata, mengenang kejadian malam itu.

Rumah yang dibangun bersama mendiang suaminya, dengan bercucur keringat dan air mata, kini hanya tersisa puing-puing kenangan.

Nenek Yana hanya bisa pasrah dan meratapi nasibnya. Jangankan membangun kembali rumah yang hancur, untuk makan sehari – hari saja sulit.

Dia hanya berharap bantuan dari pemerintah dan uluran tangan para dermawan untuk meringankan deritanya.

“Kalau Pemerintah mau bantu ya saya berterima kasih. Tapi tidak pun saya mau bilang apa,” ungkapnya.

Saat ini, warga sekitar bergotong royong membantu nenek Yana membersihkan puing – puing rumah dan mengumpulkan beberapa perabot yang masih bisa dipakai nenek Yana untuk bertahan hidup.

Ketua RT 07, Jackson Mone kepada awak media mengatakan, kejadian yang menimpa Yana Dethan dan sejumlah warganya yang lain telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang.

“Sampai saat ini belum ada tindak lanjut. Camat dan Lurah sudah lihat kondisi di sini juga” jelasnya.

Dia menjelaskan, di RT 07 rumah yang rusak berat sebanyak 5 unit. Ke-5 rumah tersebut rata-rata rusak parah akibat longsor dan atap jebol. Yang terparah memang milik Yana Dethan.

“Untuk sementara, saat ini saya kerahkan warga untuk gotong royong bersihkan jalan, maupun membantu warga yang rumahnya rusak parah,” tandas Jackson. (MBN01)

Komentar