oleh

Melki Laka Lena Desak Pempus Tetapkan Musibah di NTT sebagai Bencana Nasional

Kupang, NTT

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena mendesak pemerintah pusat (Pempus) menetapkan musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bencana Nasional.

“Kenapa saya minta jadi bencana nasional, karena setelah badai berlalu, eskalasi semakin tinggi dengan kerusakan yang semakin serius, terutama di tepi pantai dan sungai,” katanya.

Menurutnya, jika diakumulasikan dan didorong menggunakan anggaran provinsi NTT sangat berat, sehingga dia mendorong menjadi bencana nasional, sehingga penanganannya oleh Pempus, dan jauh lebih optimal kedepannya.

“Kami dorong agar pemerintah hadir di masyarakat yang terdampak langsung bencana ini,” tandasnya.

Dia memberikan apresiasi kepada Kepala BNPB, Doni Monardo dan Menteri Kesehatan Tri Rismaharini yang turun langaung ke lapangan melihat kondisi korban bencana.

“Semua kementrian sudah bergerak cepat. Perbaikan infrastruktur yang rusak. Kita harapakan bergerak lebih cepat. Menkes bantu pelayanan kesehatan dasar,” pintanya.

Dia mengatakan dampak dari bencana Seroja, bukan hanya terjadi di Flores Timur dan Lembata, tapi melanda seluruh wilayah NTT.

Namun, ada sejumlah daerah yang dampaknya lumayan parah, seperti Flotim, Lembata, Alor, Malaka, Sumba Timur, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

“Semoga semua data segera masuk sehingga bisa diketahui dampaknya dan berapa korban jiwa agar segera ditangani,” ujarnya.

Untuk diketahui badai Seroja melanda wilayah NTT selama 3 hari dan merusak fasilitas umum dan rumah warga, serta puluhan korban meninggal, akibat longsor dan banjir bandang. (MBN01)

Komentar