oleh

COVID-19 Meningkat, Pemda Rote Ndao Rumahkan Pelajar

Rote Ndao, NTT

Menyikapi penyebaran COVID-19 yang makin meningkat tajam, Pemerintah kabupaten Rote Ndao kembali merumahkan para pelajar mulai dari tingkat PAUD sampai SMP, terhitung mulai tanggal 25 Januari hingga 24 Februari 2021.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edara Bupati Nomor : 180/10/HK.2.2 tentang upaya pencegahan dan penanganan penularan COVID-19.

Kendati dirumahkan namun para guru diwajibkan untuk tetap mempersiapkan bahan ajar dan tetap melaksanakan pembelajaran selama dirumahkan dengan menggunakan metode sebagai berikut :
a.  Metode Offline yaitu menguduh materi-materi ajar dari internet atau rumah belajar lalu dibagikan kepada peserta didik masing-masing sebelum dirumahkan untuk dipelajari dan dikerjakan selama dirumahkan; dan
b.  Metode Penugasan secara manual yaitu memberikan penugasan secara manual kepada peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar yang ada untuk dikerjakan di rumah masing-masing dan dikumpulkan pada saat masuk sekolah atau melalui email atau whatsapp
Khusus Guru dan tenaga Kependidikan, agar tetap memberikan panduan, tuntunan dan monitoring terhadap aktivitas peserta didik melalui media sosial yang whatsapp group atau sms dan melakukan evaluasi secara rutin serta evaluasi saat masuk sekolah kembali.

Berikut kutipan Surat Edaran Nomor : 180/10/Hk.2.2

Menyikapi penularan Corona Virus Disease (COVID-19) yang semakin meluas, maka sebagai upaya pencegahan dan penanganan penularan, perlu dilakukan karantina mandiri (aktivitas dalam rumah). Untuk itu disampaikan hal-hal sebagai berikut •
(1)           Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao agar melakukan aktivitas kantor dari rumah terhitung mulai tanggal 25 Januari sampai 24 Februari 2021;
(2)           Perangkat Daerah yang melakukan pelayanan kepada masyarakat secara langsung, yakni
a.  Rumah Sakit Urnum Daerah (RSUD) Ba’a,
b.  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Rote Ndao;
c.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Rote Ndao;
d.  Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rote Ndao; dan
e.  Unit Pelaksana Teknis Dinas (UVPD) Pasar. Tetap melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan kewaspadaan akan keselamatan diri.
(3)           Kepala Perangkat Daerah dan Sekretaris pada Dinas dan Badan tetap melakukan aktivitas kantor setiap hari,
(4)           Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian, Kepala Sub Bidang dan Staf/Pelaksana pada masing-masing Perangkat Daerah agar diatur jadwal masuk kantor setiap hari
(5)           Aparatur Sipil Negara yang tetap melakukan aktivitas kantor dan pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada angka (2) dan angka (3) wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
(6)           Aparatur Sipil Negara yang melaksanakan tugas-tugas kedinasan dari rumah wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugas setiap hari kepada Kepala Perangkat Daerah/Atasan langsung untuk selanjumya dilaporkan kepada Bupati Rote Ndao.
(7)           Para Camat, Lurah dan Kepala Desa/Penjabat Kepala Desa, tetap melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan dengan mengedepankan kewaspadaan akan keselamatan diri.
(8)           Para Camat, Lurah, Kepala Desa/Penjabat Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua Rukun Tetangga/Ketua Rukun Warga dan Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) bersama Babinkamtibmas (POLRI) dan Babinsa (TNI-AD) agar memastikan masyarakat diwilayah masing-masing tetap berada didalam rumah dan tidak melakukan aktifitas lain yang tidak penting di luar rumah.
(9)           Segera merumahkan semua peserta didik, guru dan tenaga kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terhitung mulai tanggal 25 Januari24 Februari 2021.
(10)        Khusus guru agar mempersiapkan bahan ajar dan tetap melaksanakan pembelajaran selama dirumahkan dengan menggunakan metode sebagai berikut :
a.  Metode Offline yaitu menguduh materi-materi ajar dari internet atau rumah belajar lalu dibagikan kepada peserta didik masing-masing sebelum dirumahkan untuk dipelajari dan dikerjakan selama dirumahkan; dan
b.  Metode Penugasan secara manual yaitu memberikan penugasan secara manual kepada peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar yang ada untuk dikerjakan di rumah masing-masing dan dikumpulkan pada saat masuk sekolah atau melalui email atau whatsapp
(11)        Khusus Guru dan tenaga Kependidikan agar :
a.  Tetap memberikan panduan, tuntunan dan monitoring terhadap aktivitas peserta didik melalui media sosial yang whatsapp group atau sms dan melakukan evaluasi secara rutin serta evaluasi saat masuk sekolah kembali;
b.  Wajib membuat laporan kepada Kepala Sekolah terkait proses pembelajaran yang dilakukan selama dirumahkan; dan
c.  Menginformasikan terkait kebijakan merumahkan peserta didik kepada orang tua atau wali melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh sekolah masing-masing.
(12)        Khusus orang tuas/wali agar:
a.  Melakukan pemantauan terhadap aktivitas belajar anak selama berada di rumah; dan
b.  Bertanggungjawab mengontrol atau membatasi aktivitas anak di luar rumah.
(13)        Khusus Guru dan tenaga Kependidikan agar
a.  Jika melakukan praktek keia lapangan (PKL) diwilayah terpapar, maka sekembalinya dari tempat praktek dilarang keluar rumah selama 14 (empat belas) hari;
b.  Wajib berada di rumah dan tidak bepergian kemana-mana; dan
c.  Tetap memperhatikan protokol kesehatan selama berada di rumah antara lain
I) Menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, cium pipi, berpelukan dan lain sebagainya) satu sama lain;
2)   Apabila keluar rumah agar tetap menjaga jarak (social distancing) dengan orang lain;
3)   Mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer/ disinfectan anti septic;
4)   Selalu mengontrol suhu tubuh, menggunakan thermometer badan atau thennal gun yang ada di rumah masing-masing;
5)   Menghindari pertemuan dengan kelompok atau kumpulan orang banyak; dan
6)   Jika mengalami gejala sakit, segera memeriksa diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
(14)        Melakukan proses pengamanan terhadap sekolah sesuai dengn standar operasional prosedur yang berlaku.

Penulis : Mekris Ruy

Komentar

Berita Terkait