by

Debitur Kredit Macet Bank NTT Ditahan Kejati NTT

Kupang, NTT

Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT menahan Yohanes Soleman, seorang debitur kredit macet pada Kantor Cabang Bank NTT Surabaya Tahun 2018, senilai Rp.149 miliar.

Yohanes Soleman ditahan oleh Kejati NTT sebagai tersangka setelah diperiksa oleh tim penyidik Kejati NTT sejak pukul 16:00 wita hingga pukul 21: 00 wita, Kamis (18/6/2020) di ruang Kepala Seksi Penyidikan Kejati NTT, Kundrat Mantolas.

Dari hasil pemeriksaan tersebut Yohanes langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelum dilakukan penahanan, tersangka terlebih dahulu diperiksa kesehatannya oleh tim medis yang disiapkan Kejati NTT. dr. Judith Hambleton.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tersangka dinyatakan sehat dan layak ditahan oleh penyidik Kejati NTT. Usai diperiksa kesehatannya, penyidik langsung menggring tersangka menuju mobil tahanan.

Kajati NTT, Dr. Yulianto, S.H, M.H., kepada wartawan membenarkan adanya penahanan terhadap tersangka.

Menurut Yulianto, berdasarkan estimasi sementara kerugian negara mencapai Rp126 miliar dari hasil kejahatan yang dilakukan para tersangka.

“Estimasi kerugian negara sementara mencapai Rp126 miliar dari Rp149 miliar yang diajukan kredit dan investasi jangka panjang,” jelas Yulianto.

Selain Yohanes Suleman, Kejati NTT juga menetapkan enam (6) orang debitur lainnya, yakni Stef Suleman, Lomelin, Wiliam, Siswanto, Muhamad Ruslan dan Ilham Nurdiantosebagai, sebagai tersangka dalam kasus tersebut. (MBN01/*)

Comment