by

Putra Bungsu Raja Bokai Dilantik Jadi Penjabat Kades Batulilok

Rote Ndao, NTT

Yoce Marune Dupe, putra bungsu Raja Bokai, Herman Dupe, dilantik menjadi Penjabat Kepala Desa Batulilok di kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Prosesi pelantikan digelar di Aula Kantor Camat Pantai Baru, Jumat (15/5/2020)

Yoce dipercaya memimpin Desa Batulilok satu tahun ke depan, menggantikan Kepala Desa definitif, Suwarto, yang dinonaktifkan sementara kerena diduga telah melakukan penyalahgunaan keuangan desa.

Hadir dalam acara pelantikan teraebut, Camat Pantai Baru (Chris Fons Saek ,S.Sos), Kapolsek Pantai Baru diwakili oleh Bhabinkamtibmas Desa Batulilok (Brigpol Sinto simson Malelak) , Danramil 1627-02 Papela Pantai Baru diwakili oleh Bhabinsa Desa Batulilok (Serda Andri Muskananfolla), Sekcam Pantai Baru (Alexander Tulle S.E), ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Pantai Baru ( Ny.Yakoba Saek Nenotek ,S.pd), Wakil ketua Penggerak PPK Kecamatan Pantai Baru (Ny Tulle Ndun), Kepala Uptd Puskesmas Korbafo , Mat Jonathan Poy SH.M.Kes, Tokoh agama (Pdt. Theresya A.kadafuk Sarlout S.Th.), Lurah Olafuliha,a (Jekson O. Tulle A.Md) dan Para kepala Desa Sekecamatan Pantai Baru

Camat Pantai Baru, Fons Chris Saek, bertindak atas nama Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu, melantik Yoce Marune Dupe sebagai Penjabat Kepala Desa Batulilok sebagaimana tertuang di dalam Surat Keputusan Bupati Rote Ndao Nomor : 153/KEP/HK/2020, tentang Pemberhentian sementara kepala desa dan pengangkatan Penjabat Kepala Desa Batulilok.

Camat Pantai Baru, Fons Chris Saek dalam sambutannya, meminta Penjabat Kepala Desa untuk segera melakukan rekonsiliasi dengan semua pemangku kepenting, baik perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, Badan permusyawaratan desa, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya untuk membangun desa.

“Saya minta saudara untuk segera melakukan rekonsiliasi dengan semua pemangku kepentingan agar bekerja sama dan sama – sama bekerja untuk membangun Batulilok lebih baik ke depan”, kata Fons Saek.

Terkait keterlambatan administrasi yang berakibat pada terlambatnya pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), Camat memberikan deadline waktu satu minggu untuk membenahi.

“Saya berikan kesempatan untuk segera menuntaskan administrasi dan mencairkan dana ADD dan DD yang di dalamnya terdapat BLT. Paling lambat minggu pertama bulan Juni 2020”, tegasnya.

Camat meminta Penjabat Kades agar menghidupkan kembali budaya gotong royong yang dewasa ini perlahan mulai hilang.

Sebagai pelayan masyarakat, Camat mengingatkan agar Penjabat Kepala Desa hendaknya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

“Sebagai pejabat kita wajib untuk nelayani dan bukan dilayani serta menghindari sikap otoriter”, tegas Fons.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Batulilok, Yoce Marune Dupe, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengembang tugas sebagai penjabat Kepala Desa Batulilok, periode 2020 – 2021.

“Atas nama pribadi dan keluarga saya memyampaikan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao, Ibu Paulina Haning Bullu yang telah mempercayai saya memimpin Batulilok satu tahun ke depan. Saya mengharapkan bantuan dan dukungan dari semua pihak, dalam mendukung pelaksanaan roda pemerintahan di Desa Batulilok”, ungkap Yoce.

Usai pelatikan penjabat kepala desa, dilanjutkan dengan pelantikan ketua tim penggerak PKK desa Batulilok sesuai SK Nomor : 01 /KEP-PKK.PB/V/2020 Tentang pengangkatan ketua TP. PKK desa Batulilok , Kecamatan Pantai Baru.

Welmince Dupe Dubu dikukuhkan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK desa Batulilok dilantik oleh ketua TP.PKK Kecamatan Pantai Baru, Ny.Yakoba Saek Nenotek, S.pd (MBN01)

Comment

Berita Terkait