by

Sentuhan Kasih KKBM di Tengah Pandemi Covid 19

Kupang, NTT

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang terdampak wabah Corona Virus Disease (Covid- 19), Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) Kupang, menggelar aksi sosial bertajuk “KKBM menangis bersama di tengah wabah Corona”.

Dalam aksi sosial tersebut, KKBM membagikan paket Sembako bagi 60 Kepala Keluarga (KK) Maumere di Kota Kupang yang terdampak Covid – 19.

Ketua Umum KKBM, Drs. Theo Da Cunha, M.Si., saat menyerahkan bingkisan kasih secara simbolis di Posko kepada para penerima bantuan, di Posko “KKBM Menangis Bersama Ditengah Wabah Corona” di Kompleks BMG, kelurahan Bello, Kota Kupang, berharap bantuan alakadarnya dapat meringankan beban warga yang “digilas” kejamnya covid 19 dan benar – benar membutuhkan sentuhan kasih.

“Kelompok yang berhak menerima donasi ini yakni para pekerja harian, para buruh kasar, sopir, ibu rumah tangga, janda dan atau para pekerja aktif yang terpaksa dirumahkan akibat wabah Covid – 19”, katanya.

Penyerahan bingkisan secara simbolis dari Ketua KKBM kepada pengurus untuk didistribusikan bagi anggota di Posko KKBM di Bello.

Paket paket sembako yang dibagikan berupa beras, telur, mie instan, minyak goreng, gula, teh, kopi, bumbu – bumbu dapur dan sayur-sayuran serta uang tunai. Bingkisan kasih ini merupakan hasil urunan dan sumbangsih dari seluruh anggota KKBM.

“Pada tahap pertama ini kita berikan kepada 60 Kepala Keluarga (KK) yang betul-betul membutuhkan. Kita berharap ada tahap selanjutnya karena Corona ini merusak segala sendi kehidupan dan kita tidak tahu kapan berakhirnya”, tandas Theo Da Cunha.

Dia berharap, kegiatan ini memotivasi semua anggota untuk saling berbagi, saling peduli antara satu dengan yang lainnya.

“KKBM harus betul-betul menjadi komunitas sosial yang berpihak pada semua”, pintanya.

Wakil Ketua Drs. Stanis Stef, M.Si didampingi Ketua KKBM dan Ibu menyerahkan bingkisan kepada anggota di Sikumana

Terpisah, Sekretaris KKBM Kupang Fidelis Nogor mengatakan kegiatan “KKBM Menangis Bersama di tengah Wabah Corona tersebut adalah sebuah ekspresi semangat gotong- royong.

Aksi aksi ini baginya sangat tepat dan harus jadi sebuah tradisi yang ditanamkan bagi semua warga KKBM diperantauan.

“Saat ini fokus ke 60 KK yang betul-betul membutuhkan, nanti ada tahap berikut untuk adik-adik mahasiswa”,ujarnya

Dia menjelaskan, selain bingkisan kasih berupa paket sembako, KKBM secara organisasi juga akan membantu mahasiswa terutama berkoodinasi dengan Pemerintah Kota Kupang untuk memberi perhatian lebih pada mahasiswa asal Maumere yang ada di Kota Kupang yang terdampak.

”Kita carikan solusi, selain ada sejumlah bingkisan dari KKBM, kita berusaha lewat pemerintah Kota atau pun lewat bantuan presiden yang saat ini sedang bergulir”, ujar Fidel yang juga Owner Majalah Fortuna. (MBN01/*42na)

Comment

Berita Terkait