by

Reagen Tiba di Kupang, Sampel Swab Mulai Diperiksa di RSUD W Z Yohannes

Kupang, NTT

Kegelisahan masyarakat Provinsi NTT, terhadap pencegahan penyebaran virus Covid-19, akhirnya terjawab. Cairan pereaksi kimia atau reaktan/reagen untuk melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) telah tiba di Kupang, Selasa (5/5/2020).

Dengan tersedianya reaktan atau cairan pereaksi kimia tersebut, maka 300 sampel swab test yang berasal dari kabupaten/kota seluruh NTT, akan mulai diperiksa, Kamis 7 Mei 2020.

“Cairan reaktan sudah ada. Kita berharap agar sampel swab yang sudah dikirim dari Dinkes kabupaten/kota di NTT, akan segera diperiksa lusa nanti,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Dominikus Mere kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Menurut dia, reaktan atau cairan pereaksi kimia dan beberapa peralatan lainnya untuk tes Covid-19, disesuaikan dengan spesifikasi PCR yang sudah tersedia di RSUD Johannes Kupang.

Ia menjelaskan, saat ini telah tersedia 8 koli reagent terdiri dari 5 ml reaction vesel sebanyak 192 tube, 200 ml reagent vesel sebanyak 4 pack, DiTi 200 ml with filter sebanyak 1 tray, 96 deep well plate 2 pack, DiTi 1.000 ml with filter 10 Tray, master mix tube sebanyak 4 tube, optical reaction plate sebanyak 4 plate dan adhesiver cover sebanyak 4 sheet.

“Berkat koordinasi gubernur dan wakil gubernur NTT, maka hari ini PCR-TCM tiba di Kupang. Dibawa oleh Kepala Balai POM Surabaya. Pemberian itu merupakan amanat dari ketua gugus tugas nasional/Kepala BNPB,” katanya.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan pemeriksaan cepat dan memperluas pemusatan pemeriksaan di beberapa rumah sakit seluruh kabupaten di NTT . Diantaranya, di RSUD Komodo Labuan Bajo, RSUD TC Hilres Maumere, RSUD Ende, RSUD Umburarameha Waingapu, dan RSUD Gabriel Manek Atambua.

“Dalam waktu dekat, teknisi TCM akan datang ke Kupang untuk membawa serta Catridge Reagen. Dengan alat ini, Dinkes maupun masyarakat, akan cepat mengetahui berapa orang dinyatakan positif Covid-19,” jelasnya.

Ia menambahkan, NTT harus sebisa mungkin menghindari transmisi lokal dari virus ini.

“Hindari transmisi lokal, karena kapasitas dan SDM yang dimiliki NTT sangat terbatas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Ruang Laboratorium RSUD Johannes Kupang, dr. Hermi Indita Malewa menegaskan, dengan adanya PCR di RSUD WZ Johannes Kupang, maka tenaga medis akan segera memeriksa 300 sampel swab yang sudah dikirim dari berbagai kabupaten/kota.

“Kamis, 7 Mei 2020 ini, sudah akan dilakukan pemeriksaan sampel Swab yang menumpuk di RSUD WZ Johannes Kupang. Tetapi, untuk pemeriksaan sampel Swab di RSUD kabupaten, nanti menggunakan TCM GENEXPER, untuk TBC juga akan langsung diketahui,” pungkasnya. (MBN01/ Kumparan)

Comment