by

DPR RI Minta Menpora Tegas Soal Dugaan Keterlibatan “Mafia Bola”

Kupang, NTT

Polemik pemberian sanksi bagi Persatuan Sepak Bola Ngada (PSN), oleh panitia disiplin Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) dalam kompetisi Liga III PSSI, akhirnya mendapat perhatian dari Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Melki Laka Lena.

Ketua DPD Golkar NTT ini meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si., mengambil sikap tegas terkait masalah pemberian sanksi kepada PSN Ngada yang diduga didalangi oleh para “mafia bola“.

Kepada metrobuananews.com, Melki mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan menteri pemuda dan olahraga, Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si., setelah mendapat laporan dari ketua Golkar Kabupaten Ngada, Andreas Paru, terkait indikasi kecurangan dalam kompetisi Liga III PSSI oleh “mafia bola”.

“Terkait masalah pemberian sanksi, sudah saya lihat dan ada masalah di pemberian sanksi oleh PSSI, kemarin sudah saya komunikasikan dengan Menpora, kemudian menugaskan staf khususnya, M Nigara, untuk mengurus masalah ini”, jelas Melki.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, Menpora juga meminta untuk pihak PSN Ngada bertemu dengan staf khusus dan akan diproses sesuai mekanisme yang ada di PSSI.

“Nantinya, melalui komisi disiplin akan mengecek masalah ini, kemudian mengambil keputusan, tetapi setelah itu masih ada keberatan lagi maka akan diurus komisi banding”, katanya.

Dikatakan Melki Laka Lena, dari segi laporan PSN Ngada maka terdapat indikasi keterlibatan mafia bola dalam persoalan ini. Oleh karena itu Melki meminta kemenpora serius, bijak dan tegas menangani persoalan ini.

“Kita berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan baik demi kemajuan sepak bola Indonesia. Pak M Nigara ini juga orang PSSI jadi dia ngerti bagaimana harus diselesaikan”, pungkasnya. (MBN01)

Comment

Berita Terkait