Rote Ndao, NTT
Komitmen pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan tidak hanya bualan belaka. Hinggga Mei 2019 tercatat 852 pengusaha kecil di kabupaten Rote Ndao, memanfaatkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
KUR BRI adalah solusi pembiayaan usaha kecil dan menengah (UMKM) dari pemerintah sejak tahun 2016 hingga tahun 2019. Kepala BRI Unit Baāa Rote , Radji Wijayanto, kepada www.metrobuananews.com menjelaskan, hingga Desember 2018, dan KUR yang sudah dikucurkan ke para pengusaha kecil di kabupaten Rote Ndao sebesar Rp.10,3 Miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 770 nasabah.
āSampai Mei 2019, jumlah nasabah sudah meningkat hingga 852, dengan anggaran sebesar Rp.11,9 Miliar, ini menunjukan bahwa ada peningkatan sebesar 1,6 persenā, jelas Widjayanto.
Lebih lanjut Wijayanto mengatakan, masyarakat Rote Ndao mayoritas petani oleh karena itu dana KUR di Kabupaten Rote Ndao, 80 % diarahkan ke usaha di sektor pertanian dan peternakan. Dia menghimbau masyarakat Rote Ndao yang memiliki jiwa enterpreneurship tetapi kekurangan modal usaha bisa memperoleh pinjaman modal usaha dengan bunga yang sangat rendah, yakni 0,35 %.
āUntuk KUR ini kita mendorong masyarakat jangan segan ā segan untuk bisa langsung datang ke BRI, atau bisa bertanya kepada petugas BRI dimana saja, informasi tentang KUR. kami membuka diriā, katanya.
Dijelaskan pula bahwa, tujuan KUR adalah memberikan akses kredit, inklusi keuangan kepada pengusaha kecil dan menegah yang selama ini tidak bisa mengambil kredit ke Bank.
āSyarat untuk memperoleh pinjaman sangat mudah, syarat administrasi tentinuta, seperti KTP yang menunjukan kita adalah warga Negara yang memiliki dokumen kependudukan, dan syarat usaha yakni surat keterangan usaha dari pemerintah setempat yang menunjukan bahwa yang bersangkutan telah menekuni usahanya selama minimal 6 bulan, itu saja kokā, jelas Wijayanto.
Dia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan dana KUR untuk mengembangkan usaha mereka, dan sebisa mungkin menghindari pinjaman di tempat yang bunganya sangat mencekik. (MBN01)












