Laka Lena : Desainer Aksi Bakar Baliho di Sumba Timur Tidak Cerdas

0
386

Kupang, NTT

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena, menilai aksi penolakan SK pemberhentian Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Timur yang berujung pada pembakaran baliho didesain oleh oknum yang tidak cerdas.

“Desainer aksi di Sumba Timur tidak cerdas, dan pasti bukan orang Golkar”, Kata Melki Laka Lena, saat menggelar konfrensi pers di Kupang, Jumat (11/1/2019)

Menurutnya, kader dan simpatisan Partai Golkar tidak ada yang memiliki mental premanisme dan anarkis seperti yang terjadi di Sumba Timur.

“Ini aneh, saya belum pernah bikin baliho untuk Sumba Timur tetapi mereka cetak sendiri dan bakar sendiri, ini permainan sutradara yang tidak cerdas”, ujar Laka Lena geram.

Dia menduga ada oknum yang memanfaatkan polemik pemberhentian sementara Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Timur untuk mengail di air keruh.

“Saya yakin ini bukan ulah pengurus atau simpatisan Partai Golkar, ini ulah orang yang tidak jelas ujung pangkalnya yang tunjuk jago, ini orang – orang kalau saya mau proses maka semua masuk penjara, ada bukti foto, video, muka jelas semua itu”, kata Laka Lena.

Namun ketika ditanya tentang langkah yang akan diambil terkait pembakaran baliho, Melki mengatakan, Ia memafkan semua yang sudah dilakukan, karena sesungguhnya apa yang dilakukannya semata – mata hanya untuk membuat partai Golkar lebih baik dan solid kedepan sesuai dengan prinsip partai yang benar.

“Saya ingin jadikan ini sebagai media pembelajaran bagi kita semua untuk membuat politik jauh lebih sehat. Masalah Sumba Timur murni persoalan organisasi”, tandas Laka Lena.

Karena itu, untuk mencari solusi terbaik menyelesaikan polemik di Sumba Timur, Laka Lena, mengatakan pihaknya mendelegasikan Plt Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Timur bersama beberapa tokoh Golkar untuk melakukan pertemuan dengan semua kader dan pengurus Golkar, Sabtu (12/1/2019).

“Besok (12/1) yang masuk ke Sumba Timur itu Plt Ketua dan sekretaris DPD II Golkar Sumtim, Liby Sinlaeloe dan Frouke Rebo-Bubu, pak Felix Pullu dan ibu Ince Sayuna, bertemu dengan jajaran pengurus partai, para Caleg Golkar, dengan fraksi partai Golkar, dengan penasihat partai Golkar Sumtim, juga senior lainnya, serta Pak Gidion Mbilijora dan Pak Robert Riwu, untuk bertemu dan membahas berbagai hal yang terjadi di Sumtim”, jelas Caleg DPR RI Dapil NTT II ini.

Dia meminta agar segala urusan di Sumba Timur diselesaikan dengan prosedur organisasi yang normal. (MBN01)