Harapan Guru SMA – SMK Sirnah, Kesra 2018 Nihil

2
754

Metrobuananews.com | Kupang – Guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menelan “pil pahit”, lantaran, tunjangan Kesra yang merupakan hak mereka tidak diakomodir pemerintah provinsi NTT, tahun anggaran 2018.

Anggota komisi V DPRD Provinsi NTT, Winston Rondo, di ruang kerjanya, Jumat (19/1/2018), mengatakan, tunjangan Kesra belum mampu dipenuhi karena membutuhkan dana yang sangat besar.

“Kita hitung kalau seluruh guru SMA SMK, baik Negeri maupun swasta diberi Kesra sesuai upah minum provinsi (UMP) maka membutuhkan dana sebesar Rp 350 miliar, dan keuangan kita belum mampu”, ujar Winston.

Menurut Winston, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) provinsi NTT yang ditetapkan tahun 2017 lalu, tidak mengakomodir tunjangan Kesra.

“Tahun ini belum ada Kesra, tetapi diskusi tentang itu sengit kita lakukan bahkan sudah ada peringatan dari BPK terkait pemberian Kesra”, jelas Winston.

Dia mengatakan, Kesra merupakan hak para guru yang harus diberikan, namun keterbatasan anggaran merupakan kendala, karena itu Dia berharap, ke depan, pemerintah provinsi NTT dapat melakukan penghematan anggaran di sejumlah instansi agar dapat menjawab persoalan tersebut.

Lebih lanjut Winston mengakui, Politik anggaran belum berpihak kepada guru, menurutnya, politik anggaran masih berpihak pada pembangunan jalan, jembatan, dan gedung mewah.

“Kita butuh pemimpin yang memiliki visi misi yang berpihak pada pendidikan, yang berani “gila” untuk memperhatikan kualitas pendidikan di NTT “, katanya. (MBN01)