Humaniora Opini

Sikapi Tindakan Diskriminatif di Bantul Yogyakarta, Ini Kata Pater Tuan Kopong

Bagikan :

Menyikapi tindakan diskriminatif yang dialami Slamet Jumiarto, seorang pelukis di Yogyakarta yang ditolak mengontrak di Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hanya karena yang bersangkutan penganut Katolik, Pater Tuan Kopong MSF menjadi gerah. Seperti dilansir Tempo.co, Penolakan ini berdasarkan peraturan yang dikeluarkan pada 2015. Aturan itu melarang pendatang dari kalangan non-muslim dan

Bagikan :
Read more
Opini

Elar Selatan, Andre Agas dan Negara yang Hilang

Bagikan :

Penulis :  Wawan Tala  Anggota Komunitas Dialektika Kupang, Mahasiswa Fisip Undana Pemilihan Kepala Daerah sudah berlalu. Pelantikan secara sahpun sudah dilakukan. Gonta ganti Operasi Perangkat Daerah (OPD) pula sudah dilakukan. Kini, Andreas Agas dan Stefanus Jaghur sedang membuat gebrakan baru di Kabupaten Manggarai Timur. Meski petahana, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Matim Selama dua periode,

Bagikan :
Read more
Opini

Surat “Sampah” untuk Sahabat

Bagikan :

Oleh : Ola Keda Kabelen (Wartawan Liputan6) Sengaja aku menulis surat ini untukmu sobat, karena kemarin aku sempat membaca surat dari mereka yang peduli akan keberadaan kita di dinding maya. Jujur, surat itu telah kubaca. Isinya membuat hatiku tersayat bagai teriris sembilu. Surat duka atas matinya integritas dunia kita. Surat itu sungguh menjadi tamparan keras

Bagikan :
Read more
Opini

Mengganti Kurikulum

Bagikan :

  Oleh Feliks Tans (Dosen FKIP, Universitas Nusa Cendana, Kupang)   Penganiayaan Ahmad Budi Cahyono (ABC), guru seni rupa, SMAN I, Torjun, Madura, oleh MH, muridnya, hingga meninggal (Kompas, 03/02/2018, Guru Tewas Dianiaya Murid, hlm. 15) sebuah tragedi.  Sangat tragis, memang, namun itu tetap harus dipandang sebagai satu kasus; hanya MH yang menganiaya ABC; jutaan

Bagikan :
Read more
Opini Uncategorized

Kartu Petani Sejahtera Bukan Sebuah Kejutan, tapi Mengapa Mengejutkan?

Bagikan :

Oleh Febri Edo “Gila Paket Harmoni, meluncurkan Kartu Petani Sejahtera (KPS). Berapa APBD NTT tiap tahun yang harus dikuburkan untuk program ini? Apakah memenuhi kebutuhan para petani NTT yang jumlahnya jutaan orang? Bagaimana dengan aspek lain kalau dana tersebut dikucurkan ke pertanian? Itulah sekelumit cerita histeris dunia maya, mungkin juga di lapangan nyata. Sama seperti

Bagikan :
Read more
Opini

Benarkah Pemuda Independen Menulis Opini ?

Bagikan :

Oleh : Nithanel Pandie Anggota Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia (F-GKI ) DPRD Kota Kupang   Akhir-akhir ini senang membaca banyak opini orang muda yang progresif yang benar-benar  memberi perhatian tentang kebutuhan masyarakat dengan tema ” DPRD Kota Kupang”, hanya saja jika retorika itu disampaikan oleh nurani warga yang independen, maka opini yang disertai kutipan bermakna

Bagikan :
Read more
Opini

Perihal Menemukan Pemimpin

Bagikan :

Oleh : Pius Rengka Sesungguhnya empat pasangan calon Gubernur NTT yang sudah mendaftar pekan lalu itu adalah pasangan calon hasil rekrutan maksimal Partai Politik. Mereka direkrut untuk menjadi pejabat negara. Penentu akhir ditentukan rakyat. Memang, dalam perjalanannya, ada saja orang protes tentang proses dan hasil rekrutan itu. Tetapi ada pula di antaranya yang memuji-muji. Realitas

Bagikan :
Read more